Menteri Rini Ngenes Utang BUMN Rp2.488 Triliun Dipermasalahkan

Minggu, 09 Desember 2018 - 17:17 WIB
Menteri Rini Ngenes...
Menteri Rini Ngenes Utang BUMN Rp2.488 Triliun Dipermasalahkan
A A A
JAKARTA - Berdasarkan catatan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), utang 143 perusahaan pelat merah hingga September 2018 telah mencapai Rp2.488 triliun. Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku ngenes akibat jumlah utang BUMN tersebut banyak dipermasalahkan.

Pasalnya, Rini menganggap utang tersebut produktif agar menjadi perusahaan yang terus berkembang. "Terus terang saya belakangan ini ngenes dengarnya. BUMN banyak utang, lho apa masalahnya kita punya utang? Selama kita melakukannya dengan baik, berutang dengan benar, bertanggung jawab dan betul-betul digunakan untuk hal yang produktif. Itu yang saya jaga," tegas Rini Soemarno di Jakarta, Minggu (10/12/2018).

Dia mengatakan, utang yang dilakukan perusahaan pelat merah ini wajar dan rasio utangnya pun masih wajar. "Saya rasa perlu ada pengertian bahwa BUMN itu selama masih produktif, selama utang kita tarik untuk membesarkan perusahaan, untuk pembangunan, kalkulasinya benar, return of investment-nya benar, enggak masalah!" cetusnya.

Sebagai informasi, Kementeria BUMN menyebutkan bahwa total liabilitas BUMN per September 2018 (unaudited) mencapai Rp5.271 triliun. Sementara total aset BUMN mencapai Rp7.718 triliun, meningkat Rp508 triliun dari Rp7.210 triliun per Desember 2017.

Kementerian BUMN menyatakan utang BUMN tersebut masih aman, mengacu pada rasio utang dan ekuitas (debt to equity ratio/DER) yang masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata industri.

Misalnya untuk sektor transportasi, DER BUMN sebesar 1,59 kali sementara rata-rata industri di posisi 1,96 kali. Kemudian, untuk sektor energi, DER BUMN 0,71 kali, sementara rata-rata industri 1,12 kali. Di sektor telekomunikasi, DER BUMN di posisi 0,77 kali, sementara industri pada posisi 1,29 kali.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Erick Thohir Sebut Utang...
Erick Thohir Sebut Utang Pemerintah ke BUMN Rp90 T Belum Dibayar
Tim Menteri Erick Sebut...
Tim Menteri Erick Sebut Utang BUMN Rp2.000 Triliun Masih Sehat
BUMN Dibebani Utang...
BUMN Dibebani Utang Lama Triliunan Rupiah, Erick Thohir: Sedang Direstrukturisasi
Erick Thohir: Banyak...
Erick Thohir: Banyak Anggapan yang Salah Soal Utang BUMN
Jokowi-Sri Mulyani Bisa...
Jokowi-Sri Mulyani Bisa Lihat Langsung Beban Utang BUMN, Erick Segera Kasih Laporan Keuangan
Pembayaran Utang Istaka...
Pembayaran Utang Istaka Karya ke Vendor Tak Sesuai, Ini Penjelasan Stafsus Erick Thohir
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
30 menit yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
10 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
11 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
11 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
11 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved