OJK: Perusahaan Fintech Ilegal Kebanyakan dari China

Rabu, 13 Februari 2019 - 21:11 WIB
OJK: Perusahaan Fintech...
OJK: Perusahaan Fintech Ilegal Kebanyakan dari China
A A A
JAKARTA - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 635 perusahaan financial technology (fintech) yang tidak terdaftar alias ilegal. Dari 635 perusahaan fintech ilegal tersebut, 231 di antaranya sudah ditutup izinnya oleh OJK.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing, menerangkan bahwa perusahaan fintech ilegal tersebut kebanyakan adalah perusahaan fintech asal China.

"Perusahaan fintech yang tidak punya izin dari OJK, kebanyakan asing dan yang mendominasi adalah dari China. Kemudian Korea Selatan dan Rusia. Ada datanya, sampai 70%. Kebanyakan mereka virtual dan ini laporan penyelidikan kepolisian," jelas Tongam Tobing di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Menurut dia, kebanyakan pemain fintech ilegal ini memilih bisnis pinjaman online yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Mereka melakukan kajian, termasuk soal suku bunga yang mengacu kepada OJK-nya Inggris.

"Mereka ini melakukan studi banding. Sehingga model penagihan dan aturannya dibikin mengacu kepada international best practice," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinjol Ilegal Masih...
Pinjol Ilegal Masih Berkeliaran, Satgas Waspada Investasi Blokir 3.365 Entitas
Waspada Pinjol Ilegal...
Waspada Pinjol Ilegal Masih Seliweran, Kenali Ciri-cirinya
Ngeri! Kerugian Investasi...
Ngeri! Kerugian Investasi Ilegal Satu Dekade Terakhir Capai Rp114,9 T
Awas! Jangan Gali Lubang...
Awas! Jangan Gali Lubang Tutup Lubang di Pinjol
Kementerian-Lembaga...
Kementerian-Lembaga Lintas Kerja Sama Berantas Pinjol Ilegal
Tegas, OJK Blokir 3.365...
Tegas, OJK Blokir 3.365 Pinjol Ilegal yang Resahkan Masyarakat
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
9 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
9 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
9 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
10 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
10 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
10 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved