Skema PPnBM Mobil Diubah, Penerimaan Pajak Lebih Tinggi

Senin, 11 Maret 2019 - 23:05 WIB
Skema PPnBM Mobil Diubah,...
Skema PPnBM Mobil Diubah, Penerimaan Pajak Lebih Tinggi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, berencana mengubah skema pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM). Salah satu yang akan diubah dalam aturan PPnBM Kendaraan Bermotor adalah pengelompokan kendaraan.

Pengubahan skema ini, menurut dia, akan membuat penerimaan pajak meningkat. Optimisme ini berdasarkan simulasi perhitungan yang menggunakan skema baru PPnBM.

Sebelumnya, skema PPnBM kendaraan bermotor berdasarkan jenis jumlah kapasitas penumpang, jenis sedan dan nonsedan. Kedepan, penghitungan akan berdasarkan kapasitas mesin kendaraan, mulai dari 1.500 cc, 1.500-2.000 cc, 2.000-3.000 cc, dan di atas 3.000 cc. Sementara tarifnya antara 10% hingga 125%.

"Apabila kita gunakan skema kebijakan yang baru, maka penerimaan negara kita dari pajak ini, PPnBM akan lebih tinggi dibandingkan dengan aturan lama," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Sri Mulyani menjelaskan penerimaan PPnBM berdasarkan data penjualan kendaraan bermotor roda empat di 2016 dan 2017. Pada 2016 penerimaan PPnBM berdasarkan skema lama sebesar Rp18,4 triliun dan di tahun 2017 sebesar Rp15,73 triliun.

Jika menggunakan skema yang baru berdasarkan simulasi perhitungan Kemenkeu, penerimaan PPnBM kendaraan bermotor roda empat di tahun 2016 akan naik menjadi Rp24,95 triliun dan di tahun 2017 menjadi Rp23,16 triliun.

Kendati demikian, mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu yakin skema baru ini tidak akan membebani industri. Skema baru ini, kata dia, justru memberikan insentif bagi pabrikan mobil untuk memproduksi kendaraan di dalam negeri, sehingga mendongkrak produksi dan ekspor serta menciptakan lapangan kerja.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmi! Mulai Hari Ini...
Resmi! Mulai Hari Ini Diskon Pajak Mobil Baru Diturunkan Sri Mulyani Jadi 25%
Sri Mulyani Sebut PPnBM...
Sri Mulyani Sebut PPnBM Mobil Nol Persen Hanya Selama Tiga Bulan
Pembelian Alphard, Pajero,...
Pembelian Alphard, Pajero, Accord, Dll Dipertimbangkan Bebas PPnBM
Diskon PPnBM Mobil 2.500...
Diskon PPnBM Mobil 2.500 Cc Mulai April, Innova hingga Fortuner Turun Harga?
Diskon Pajak Mobil Resmi...
Diskon Pajak Mobil Resmi Diperluas, Cek Lagi Rinciannya
APM Menanti Aturan Sri...
APM Menanti Aturan Sri Mulyani Soal PPnBM Mobil CC Besar
Berita Terkini
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
18 menit yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
4 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved