Menkeu Minta Perusahaan Perbesar Kesempatan Kerja Bagi Wanita

Rabu, 13 Maret 2019 - 22:22 WIB
Menkeu Minta Perusahaan...
Menkeu Minta Perusahaan Perbesar Kesempatan Kerja Bagi Wanita
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta agar perusahaan di Indonesia bisa berlaku adil terhadap perempuan, dengan memberikan kesempatan kerja yang sama besar dengan pria. Hal itu menjadi sorotan, lantaran menurutnya masih ada ketidakadilan dalam perlakuan antara perempuan dan pria di dunia kerja

"Saya melihat wanita memiliki potensi yang juga cukup besar. Terbukti dari rata-rata lulusan terbaik Universitas di Indonesia adalah wanita. Banyak dari wanita Indonesia yang begitu handal dalam pendidikan. Di universtas top di Indonesia itu rata-rata 5 lulusan dengan IPK tertinggi adalah wanita. Itu bagus," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Namun terang mantan Direktur Bank Dunia itu, karena tidak ada perusahaan yang melihat kinerja para wanita tersebut sehingga membuat mereka menjadi patah semangat dan tidak mau melanjutkan jenjang pendidikan. Hal ini menurut Sri Mulyani bisa dicegah apabila kesempatan kerja terbuka lebih lebar bagi wanita.

"Sebagian dari mereka tidak nyaman jika memiliki karir lebih baik dari pria. Banyak yang berpandangan oh dia terlalu ambisius dan tidak cocok dalam bekerja di tim. Tapi jika pria yang memiliki karir bagus, dipandang oh bagus karena pria memang harus ambisius," jelasnya.

Bahkan Ia menyebutkan, para wanita di Indonesia rata-rata diberi gaji 32% lebih rendah dari gaji pria. "Ini juga masalah. Gaji wanita lebih rendah 32%. Itu artinya Anda bayar lebih murah untuk wanita. Untung gaji menteri semuanya sama pria atau wanita," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stafsus Sri Mulyani:...
Stafsus Sri Mulyani: RUU Cipta Kerja Jangan Dilihat Secara Kerdil dan Mengerucut Saja
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Pemerintah Tak Pecat Tenaga Honorer Imbas Efisiensi Anggaran
UU Cipta Kerja Dipuji...
UU Cipta Kerja Dipuji Lembaga Keuangan Internasional, Sri Mulyani: Ada Harapan
UU Cipta Kerja Ditolak...
UU Cipta Kerja Ditolak Buruh, Sri Mulyani Sebut Untungkan Rakyat
Duh! Sri Mulyani Pangkas...
Duh! Sri Mulyani Pangkas Insentif Nakes hingga 50%
Sri Mulyani Selipkan...
Sri Mulyani Selipkan Klaster Perpajakan ke Dalam UU Cipta Kerja, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
3 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved