Jaga Stabilitas Harga Bawang Putih, Kementan Gelar Operasi Pasar

Sabtu, 30 Maret 2019 - 23:36 WIB
Jaga Stabilitas Harga...
Jaga Stabilitas Harga Bawang Putih, Kementan Gelar Operasi Pasar
A A A
JAKARTA - Harga bawang putih impor di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) mulai merangkak naik beberapa pekan terakhir, termasuk di tingkat retail dan pasar tradisional. Sementara bawang putih kating harganya jauh lebih tinggi.

Sebagai komoditas yang diawasi oleh pemerintah, kenaikan harga ini mendorong Kementerian Pertanian bergerak cepat untuk segera menstabilkan harga. Terhitung mulai Jumat (29/3), bersama dengan CV Sinar Padang Sejahtera (SPS) menggelar operasi pasar dengan menggelontorkan sekitar 8 ton bawang putih.

Dalam operasi pasar ini, bawang putih dijual seharga Rp19.000 per kilogram. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan di PIKJ yaitu berkisar Rp20.000-Rp23.000 per kilogram.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura, Yasid Taufik, yang hadir saat operasi pasar menyebutkan hal ini bentuk kepedulian pemerintah menyediakan bahan pokok terjangkau.

"Kementan bergerak cepat dan berupaya menstabilkan harga di pasar. Hari ini kita gelontorin 8 ton, besok-besok malah bisa nambah. Stok di perusahaan ini masih mencukupi untuk kebutuhan Jabodetabek," ujarnya, Sabtu (30/3/2019).

Menurut Yasid, pasokan bawang putih juga diyakininya akan semakin banyak seiring dengan masuknya bawang putih ke dalam negeri. Pemerintah ingin agar konsumen dapat menikmati harga yang lebih murah.

Saat ditanya sampai kapan operasi pasar ini berlangsung, Yasid menjawab, "Kami jalin kerjasama dengan beberapa importir bawang putih untuk terus melakukan operasi pasar. Sampai kapan? Ya, sampai harga stabil. Kami yakin harga akan kembali normal dalam waktu dekat."

Lebih lanjut Yasid mengatakan, produksi bawang putih lokal saat ini semakin banyak seiring panen di beberapa sentra. "Jumlah bawang putih lokal juga banyak, namun perlu dicatat, seluruh hasil panen diproses menjadi benih untuk ditanam lagi pada musim berikutnya. Tunggu saja saatnya nanti, bawang putih lokal akan memenuhi pasar-pasar nasional".

Operasi pasar oleh Kementerian Pertanian bekerjasama dengan beberapa importir bawang putih akan terus berlanjut di beberapa lokasi lainnya. Selain di Jakarta, operasi pasar bawang putih juga dilakukan di Surabaya. Kementan menjamin harga akan kembali normal dalam waktu dekat.

Dalam waktu kurang dari dua jam bawang, putih habis terjual kepada para pedagang se Jabodetabek. Penjualan ini ditujukan untuk kalangan pedagang dengan pembatasan pembelian maksimal 5 karung. Masing-masing karung berisi 20 kilogram bawang putih.

Suwarni, pedagang Pasar Minggu merasa senang dengan adanya operasi pasar ini karena dapat membeli bawang putih dengan harga lebih murah.

"Senang dengan diadakannya operasi pasar seperti sekarang ini agar harga bawang putih di pasar tetap stabil. Harapannya harga bawang putih terus murah dan kualitasnya bagus agar terjangkau masyarakat," katanya.

Pendapat lain diungkapkan Triasih, pedagang pasar induk tempat dilangsungkannya operasi pasar. "Operasi pasar seperti ini dapat menekan harga pasar, agar tidak ada perbedaan harga yang jauh di pasaran dan harga di tengkulak. Jadi dapat menguntungkan bagi para pihak, baik pedagang kecil, besar dan masyarakat".

Dihubungi terpisah, Direktur CV. Sinar Padang Sejahtera, Ferry Susanto Mulyono, mengungkapkan persediaan bawang putih di gudang miliknya masih mencukupi untuk dilakukan operasi pasar setiap hari. Perusahaanya berkomitmen untuk mendukung pemerintah hingga harga kembali normal.

"Kami siap membantu pemerintah kapan saja dibutuhkan. Barang siap, stok cukup dan harga jauh di bawah harga pasar," katanya seraya menambahkan, dengan harga Rp19.000 per kilogram, perusahaannya masih mendapatkan untung. "Harga ini masih feasible dan kami masih dapat untung".
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bantah Stok Bawang Putih...
Bantah Stok Bawang Putih Menipis, Kementan: Aman Sampai Lebaran
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah Perlu Sinkronkan Aturan Impor Bawang Putih
58 Ribu Ton Bawang Putih...
58 Ribu Ton Bawang Putih Impor Bakal Banjiri Pasar Bulan Depan
Presiden Prabowo Diminta...
Presiden Prabowo Diminta Berantas Mafia Impor Bawang Putih
Stok Bawang Putih Menipis,...
Stok Bawang Putih Menipis, Harga Terus Merangkak
Kisruh Impor Bawang...
Kisruh Impor Bawang Putih, DPR Akan Telusuri Penerbitan SPI
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
1 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
1 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
3 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
4 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
5 jam yang lalu
Infografis
Lima Penyakit yang Bisa...
Lima Penyakit yang Bisa Diatasi dengan Bawang Putih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved