Sri Mulyani Akan Tutup Defisit APBN Lewat Utang

Selasa, 11 Juni 2019 - 19:10 WIB
Sri Mulyani Akan Tutup...
Sri Mulyani Akan Tutup Defisit APBN Lewat Utang
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2020 dengan tingkat defisit dalam rasio produk domestik bruto harus terjaga rendah untuk menjaga keberlangsungan dan keamanan fiskal. Untuk menjaga RAPBN tetap dalam batas aman, maka kebijakan utang diperlukan.

"Dari sisi sumber pembiayaan untuk menutup defisit, sumber utama pembiayaan defisit masih akan berasal dari utang terutama melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN)," kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, pengelolaan utang akan dilakukan secara hati-hati, transparan dan akuntabel sesuai aturan perundangan-undangan.

"Dengan demikian lebih banyak lagi masyarakat Indonesia sendiri yang membiayai pembangunan Indonesia. Bagi masyarakat kita, SBN ritel akan menjadi alternatif investasi yang aman dan menjanjikan tingkat pengembalian yang menarik di masa depan," jelasnya.

Dia menekankan, pemerintah akan terus menjaga kebijakan fiskal agar tetap sehat dan terjaga. Pemerintah akan terus mengelola Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) secara sehat dan hati-hati dengan tingkat defisit yang terukur, namun tetap mampu memberikan stimulus yang cukup bagi pertumbuhan yang lebih berkualitas.

"Ekspansif untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pelemahan global. Strategi yang ditempuh diharapkan akan mampu membawa kepercayaan dan minat investor yang pada gilirannya mampu membawa suku bunga domestik untuk dapat dikendalikan di tingkat yang rendah. Termasuk suku bunga surat berharga negara dan SPN 3 Bulan," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Ekonom: Defisit APBN...
Ekonom: Defisit APBN Melebar Lebih Baik Ketimbang Krisis
Awas, Pelebaran Defisit...
Awas, Pelebaran Defisit Anggaran Akan Sedot Uang Publik dan Utang Membengkak
Belanja Pemerintah Pusat...
Belanja Pemerintah Pusat Bisa Melonjak hingga Rp1.306,7 Triliun di Semester II
Anggaran Pemulihan Ekonomi...
Anggaran Pemulihan Ekonomi Naik Jadi Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Berita Terkini
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
2 jam yang lalu
Cegah Likuidasi Paksa,...
Cegah Likuidasi Paksa, Tes Insolvensi Ganda Mendesak Diterapkan dalam UU Kepailitan
2 jam yang lalu
Catcrs Bangun Ekosistem...
Catcrs Bangun Ekosistem Layanan Aset Kripto yang Komprehensif, Ini yang Dilakukan
2 jam yang lalu
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
3 jam yang lalu
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
3 jam yang lalu
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
4 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved