Merdeka Copper Gold Anggarkan Capex 2019 Sebesar USD160 Juta

Selasa, 18 Juni 2019 - 21:30 WIB
Merdeka Copper Gold...
Merdeka Copper Gold Anggarkan Capex 2019 Sebesar USD160 Juta
A A A
JAKARTA - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) pada tahun ini menargetkan mengeksplorasi tiga lokasi cadangan mineral yaitu proyek tambang emas dan perak Tujuh Bukit di Jawa Timur, proyek tambang tembaga di Pulau Wetar Maluku, dan proyek tambang emas Pani di Gorontalo. Untuk menunjang proses eksplorasi ini, MDKA menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD160 juta.

Sekretaris Perusahaan Merdeka Cooper Gold, Adi Adriansyah Sjoekri, mengatakan nilai capex ini lebih tinggi dari pada tahun lalu karena untuk mendukung proses eksplorasi yang diharapkan izinnya bisa rampung pada awal semester kedua tahun ini.

"Untuk biaya eksplorasi di satu wilayah, perusahaan menganggarkan dana antara USD1 juta-USD2 juta. Nilai ini tak terlalu besar dibanding dengan biaya pasca eksplorasi nantinya. Sementara proses ini diperkirakan memakan waktu enam bulan," ujarnya, Selasa (18/6/2019).

Selain untuk eksplorasi, perusahaan juga tengah dalam proses penyelesaian peningkatan produksi perpada lapisan oksida di Tambang Tujuh Bukit, Banyuwangi.

Untuk proyek ini, MDKA menganggarkan dana sebesar USD41 juta. Pada tahun ini, sisa dana untuk projek ini senilai USD7 juta dan diharapkan dapat segera beroperasi.

Capex akan dibiayai dengan dana kas internal perusahaan dan sebagian lagi menggunakan pinjaman dari sindikasi perbankan yang pada kuartal I 2018 diperoleh perusahaan senilai USD75 juta.

Hingga kuartal I 2019, total dana capex yang telah diserap nilainya mencapai USD34 juta yang seluruhnya digunakan untuk pengembangan Tambang Tujuh Bukit dan tambang tembaga di Pulau Wetar.

Tahun ini, Merdeka Cooper menargetkan untuk meningkatkan produksi mineral yang diproduksi perseroan yakni emas, perak dan tembaga. Untuk itu, perusahaan telah melakukan sejumlah peningkatan dan pembukaan titik tambang baru yang diharapkan dapat segera beroperasi jelang akhir tahun ini.

"Pada tahun ini, kami berfokus memperkuat bisnis pertambangan dan penjualan emas dan tembaga dengan mengoptimalkan potensi sumber daya mineral dari masing-masing anak usaha. Kami yakin seluruh kegiatan ekspansi tersebut akan dapat selesai di tahun 2019 sehingga mampu menunjukkan kontribusi yang optimal terhadap kinerja perseroan selanjutnya," tandas Adi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merdeka Copper Gold...
Merdeka Copper Gold Kucurkan Rp90,5 Miliar untuk Ngebor di Tiga Lokasi
Merdeka Copper Gold...
Merdeka Copper Gold Teken Pembentukan Perusahaan Patungan Proyek AIM di Morowali
Merdeka Copper Angkat...
Merdeka Copper Angkat Albert Saputro Jadi Presiden Direktur
Boy Thohir Mundur dari...
Boy Thohir Mundur dari Komisaris Merdeka Copper Gold, Segini Kepemilikan Sahamnya
HUT RI ke-76, UBS Gold...
HUT RI ke-76, UBS Gold Rilis Perhiasan Emas Emoji Merdeka
Meriahkan HUT ke-76...
Meriahkan HUT ke-76 RI dengan Perhiasan Emoji Merdeka
Berita Terkini
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
16 menit yang lalu
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
37 menit yang lalu
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
1 jam yang lalu
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
1 jam yang lalu
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
1 jam yang lalu
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
1 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved