PLTA Rajamandala Beroperasi, Sistem Jawa-Bali Makin Handal

Jum'at, 12 Juli 2019 - 14:49 WIB
PLTA Rajamandala Beroperasi,...
PLTA Rajamandala Beroperasi, Sistem Jawa-Bali Makin Handal
A A A
CIANJUR - PT PLN (Persero) terus berupaya menggenjot pembangunan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Hal itu diwujudkan dengan telah beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Rajamanadala berkapasitas 47 megawatt (MW).

“PLTA Rajamandala telah beroperasi sejak Mei 2019 lalu. Ini merupakan komitmen PLN bersama anak usahanya Indonesia Power membangun pembangkit berbasis energi terbarukan dan kami yakin Indonesia Power akan memimpin di bidang energi terbarukan,” ujar Direktur Aneka EBT pada Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Harris pada acara peresmian operasi PLTA Rajamandala di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (12/7/2019).

Menurut dia, beroperasinya PLTA Rajamandala merupakan komitmen Indonesia dalam mengimplementasikan Perjanjian Paris (Paris Agreement) dalam rangka menurunkan emisi gas rumah kaca di atmosfer, khususnya CO2. Pada perjanjian tersebut telah disepakati bahwa penerapannya harus terintegrasi ke dalam pembangunan nasional di masing-masing negara.

Untuk mencapai target dari Persetujuan Paris tersebut, setiap negara harus berkontribusi dalam penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dituangkan dalam dokumen Kontribusi Secara Nasional (NDC).

Selain itu juga, Indonesia telah meratifikasi Perjanjian Paris melalui Undang-Undang No.16 tahun 2016 tentang Pengesahan Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa Mengenai Perubahan Iklim.

“Sektor energi berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca pada 2030 sebesar 314 juta ton CO2 dengan upaya sendiri dan 398 juta ton CO2 dengan dukungan internasional. Dengan beroperasinya PLTA ini merupakan wujud nyata PLN bersama pemerintah turut menekan emisi gas CO2,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia Power M. Ahsin Sidqi menambahkan, program pembangunan PLTA Rajamandala telah sesuai dengan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2019-2028. Adapun proyek pembangunan PLTA tersebut menelan investasi sebesar USD150 juta.

Menurutnya, pembangunan proyek telah dimulai sejak 2012 melalui kerja sama antara anak perusahaan PLN Indonesia Power dengan Kansai Electric Power Corp Japan (KEPCO) menjadi PT Rajamandala Electric Power.

“PLTA Rajamandala akan memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Jawa-Bali melalui transmisi 150 kilovolt (kV) Cianjur-Cigereleng sekaligus sebagai backup sistem kelistrikan khususnya di wilayah Bandung,” tandas dia.

Tak berhenti disitu, pembangunan proyek PLTA Rajamandala juga merupakan komitmen PLN dalam mengejar bauran EBT 25% sampai 2025 mendatang.

Adapun proyek pembangunan PLTA Rajamandala menjadi PLTA menggunakan penstock dan spiral case terbesar berbahan beton pertama di Indonesia.

“Selain itu PLTA Rajamandala juga merupakan pembangkit dengan waterway sistem labirin pertama dengan diameter terowongan terbesar di Indonesia,” terang dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menilik PLTA Bengkok,...
Menilik PLTA Bengkok, Pembangkit Listrik Manual Berusia Satu Abad
PLN IP Raih Penghargaan...
PLN IP Raih Penghargaan Asian Technology Excellence Awards 2023
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN IP Siaga Jaga Operasional...
PLN IP Siaga Jaga Operasional Pembangkit Selama KTT ASEAN di Jakarta
Manfaatkan Produk Samping,...
Manfaatkan Produk Samping, Anak Usaha PLN Produksi Oksigen Medis
Dorong Transisi Energi,...
Dorong Transisi Energi, PLN IP Sabet Penghargaan Subroto Award 2023
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
11 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
11 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
24 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
37 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved