Sunindo Adipersada Jadi Pilot Project Program Pendampingan Kemenperin

Kamis, 15 Agustus 2019 - 22:24 WIB
Sunindo Adipersada Jadi...
Sunindo Adipersada Jadi Pilot Project Program Pendampingan Kemenperin
A A A
CILEUNGSI - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memberikan program pendampingan kepada PT Sunindo Adipersada terkait implementasi industri 4.0 pada industri mainan. Sunindo Adipersada yang sudah 27 tahun berdiri, menjadi satu satunya perusahaan mainan yang dipilih oleh Kemenperin dan menjadi pilot project (Percontohan).

CEO PT Sunindo Adipersada Iwan Tjen mengatakan, Kementerian Perindustrian hari ini, Kamis (15/8) meninjau langsung ke pabrik mainan Sunindo yang berlokasi di Cileungsi, Jawa Barat dan kemudian mereka akan memberikan masukan. Jika ada kekurangan maka akan diberikan proses pendampingan menuju industri 4.0. Sunindo terpilih karena dinilai telah menjadi perusahaan mainan yang besar dan sudah melakukan ekspor ke beberapa negara dan bisa menambah daya saing Indonesia.

“Hari ini kami kedatangan tim Kemenperin, melihat dan berdiskusi dengan kami terkait program pendampingan untuk implementasi industri 4.0. Kita tahu semua bahwa perkembangan teknologi semakin pesat dalam industri, akan tetapi kami melihat khusus untuk industri boneka, perkembangan teknologinya tidak sepesat industri garmen misalnya. Banyak inovasi teknologi garmen yang tercipta seiring dengan perkembangan fashion masyarakat," kata Iwan Tjen dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut Ia mengatakan, Industri boneka dalam hal inovasinya berkembang pesat, tapi tidak didukung dengan inovasi teknologi, sehingga butuh skill tinggi untuk membuat boneka kekinian, yang memiliki kerumitan yang cukup banyak, karena masih menggunakan mesin yang lama.

Sunindo Adipersada merupakan salah satu perusahaan boneka terbesar di Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan pasar boneka Internasional. Juga sebagai perusahaan yang mampu memenuhi standar kualitas boneka dunia dan salah satu perusahaan yang selalu menggunakan material yang lolos uji Standar Nasional Indonesia (SNI), ICTI, ASTM, EN 71 dan standar2 lainnya sehingga sangat aman dimainkan oleh anak-anak.

Dari penilaian tersebut, PT. Sunindo Adipersada dianggap pantas menjadi pilot project untuk Industri 4.0. Bagaimana proses kerja dapat terpantau dengan cepat dan bisa mengurangi proses kerja yang memakan waktu lama untuk membantu perusahaan menjadi semakin produktif dan memangkas waktu secara signifikan. Industri 4.0 merupakan program pemerintah untuk membawa industri manufaktur Indonesia bisa berdaya saing baik di dalam dan luar negeri.

“Produk kami sudah diuji kualitasnya dan sangat laris di pasar ekspor baik di Amerika dan Australia yang menjadi market terbesar kami dan juga Eropa, Timur Tengah serta Asia. Industri mainan merupakan salah satu industri prioritas dan sudah menyerap lapangan kerja, kami termasuk perusahaan mainan yang juga sudah berkontribusi terhadap ekonomi nasional," ujar Iwan.

Secara market, industri mainan dunia terus tumbuh dari 2007-2017, pasar mainan dunia sudah mencapai angka USD89 miliar dan diprediksi naik lagi menjadi USD99 miliar pada 2022. Indonesia termasuk salah satu pasar mainan terbesar di dunia dengan nilai ekspor sudah mencapai USD300 juta pada 2017.

"Saya berharap dan juga mendukung program pendampingan ini untuk dikembangkan lebih luas lagi dan bisa dirasakan oleh banyak perusahaan industri lainnya di Indonesia," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pameran IBTE 2025 Jadi...
Pameran IBTE 2025 Jadi Magnet Industri Mainan dan Produk Bayi di JIExpo Kemayoran
Masterkidz Indonesia...
Masterkidz Indonesia Lepas Ekspor Mainan Perdana ke AS lewat Kawasan Industri Kendal
Pasar Mainan Indonesia...
Pasar Mainan Indonesia Masih Didominasi Produk Impor
Kemenperin: Ekspor Industri...
Kemenperin: Ekspor Industri Mainan Meningkat 29,83%
Dihantam Pandemi, Industri...
Dihantam Pandemi, Industri Mainan Lokal Tahan Banting
Industri Mainan Lokal...
Industri Mainan Lokal Berupaya Ekspansi Pasar Global
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
56 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved