Harga Minyak Kembali Naik Menjelang Pidato Ketua The Fed
Jum'at, 23 Agustus 2019 - 12:02 WIB
Harga Minyak Kembali Naik Menjelang Pidato Ketua The Fed
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak mentah kembali menanjak pada perdagangan Jumat (23/8/2019), dengan harga Brent meningkat di atas USD60 per barel. Kenaikan harga ditopang oleh pengetatan pasokan dari produsen utama. Selain itu, investor menunggu wangsit dari Federal Reserve tentang kebijakan moneter Amerika Serikat.
Mengutip dari Reuters, harga minyak berjangka internasional, Brent naik 10 sen menjadi USD60,02 per barel pada pukul 01:18 GMT. Begitu pula dengan harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate yang naik 3 sen ke posisi USD55,38 per barel.
"Harga minyak diperdagangkan naik karena semuanya sekarang menunggu di Jackson Hole (pertemuan tahunan) The Fed pada malam ini," kata Jeffrey Halley, analis pasar senior di bursa berjangka Oanda di Singapura.
Ketua The Fed, Jerome Powell, akan melakukan pidato pada pertemuan para gubernur bank sentral negara bagian di Jackson Hole, Wyoming. Pertemuan ini diharapkan memberikan petunjuk apakah The Fed akan memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini untuk meningkatkan ekonomi AS.
Ekspektasi pedagang akan pelonggaran moneter AS diliputi oleh komentar dari dua pejabat Fed yang mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka tidak melihat akan terjadi penurunan suku bunga sekarang.
Pengurangan suku bunga dapat memperkuat dolar AS terhadap mata uang lain dan membuat minyak dalam mata uang dolar lebih mahal bagi investor.
Selain itu, harga minyak terus menanjak seiring Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia yang terus memangkas produksi. Dan sanksi Amerika Serikat terhadap ekspor minyak Iran dan Venezuela.
Mengutip dari Reuters, harga minyak berjangka internasional, Brent naik 10 sen menjadi USD60,02 per barel pada pukul 01:18 GMT. Begitu pula dengan harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate yang naik 3 sen ke posisi USD55,38 per barel.
"Harga minyak diperdagangkan naik karena semuanya sekarang menunggu di Jackson Hole (pertemuan tahunan) The Fed pada malam ini," kata Jeffrey Halley, analis pasar senior di bursa berjangka Oanda di Singapura.
Ketua The Fed, Jerome Powell, akan melakukan pidato pada pertemuan para gubernur bank sentral negara bagian di Jackson Hole, Wyoming. Pertemuan ini diharapkan memberikan petunjuk apakah The Fed akan memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini untuk meningkatkan ekonomi AS.
Ekspektasi pedagang akan pelonggaran moneter AS diliputi oleh komentar dari dua pejabat Fed yang mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka tidak melihat akan terjadi penurunan suku bunga sekarang.
Pengurangan suku bunga dapat memperkuat dolar AS terhadap mata uang lain dan membuat minyak dalam mata uang dolar lebih mahal bagi investor.
Selain itu, harga minyak terus menanjak seiring Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia yang terus memangkas produksi. Dan sanksi Amerika Serikat terhadap ekspor minyak Iran dan Venezuela.
(ven)
Lihat Juga :