DPR Setujui Kenaikan Pendapatan dan Belanja Negara 2020

Jum'at, 06 September 2019 - 12:29 WIB
DPR Setujui Kenaikan...
DPR Setujui Kenaikan Pendapatan dan Belanja Negara 2020
A A A
JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyetujui perubahan postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Hal ini disepakati dalam Rapat Kerja bersama Pemerintah dan Bank Indonesia, Jumat (6/9/2019).

Dalam postur sementara RAPBN ini terjadi perubahan dalam angka pendapatan maupun penerimaan negara.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, dalam kerangka asumsi makro 2020 terjadi perubahan terhadap tiga indikator. Salah satunya mengenai kebijakan energi seperti harga minyak mentah diubah menjadi USD63 dolar AS per barel dari semula USD65 dolar AS. Perubahan ini seiring dengan kenaikan harga minyak global.

"Kemudian untuk lifting minyak bumi, hasil Panja pemerintah dan DPR menyepakati adanya peningkatan menjadi 755.000 barel per hari, dari semula 734.000 barel per hari. Dari sisi cost recovery, dari USD11,58 miliar AS diturunkan menjadi USD10 miliar dolar AS," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Berubahnya kerangka asumsi makro tersebut kemudian berdampak terhadap meningkatnya anggaran pendapatan negara sebesar Rp11,6 triliun. Kenaikan ini terjadi akibat meningkatnya pajak penghasilan (PPh) migas sebesar Rp2,4 triliun.

"Akibat penurunan ICP, kenaikan lifting minyak, dan penurunan cost recovery," jelasnya

Kemudian, pemerintah dan DPR juga menyepakati untuk menambah target pendapatan pajak bumi bangunan (PBB) sebesar Rp300 miliar dan juga kenaikan target penerimaan cukai hasil tembakau sebesar Rp1,2 triliun.

Lalu, untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pemerintah dan DPR juga menyepakati adanya peningkatan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun.

Peningkatan ini ditopang oleh dinaikannya target penerimaan PNBP migas minyak Rp6 triliun, gas Rp700 miliar, dan batu bara (DMO) Rp15,9 miliar.

"Kenaikan Rp1 triliun itu adalah kekayaan negara yang dipisahkan (KND), itu dalam bentuk dividen. Dengan demikian total PNBP secara neto ada kenaikan Rp7,7 triliun," katanya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Kemenkeu 2021...
Anggaran Kemenkeu 2021 Disetujui DPR Rp42,36 Triliun
Sri Mulyani Ungkap Anggaran...
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Ini Sering Jadi Temuan BPK
DPR Setujui Anggaran...
DPR Setujui Anggaran untuk Sri Mulyani Sebesar Rp43,19 Triliun
Pajak Seret, Target...
Pajak Seret, Target Pendapatan Negara 2021 Turun Jadi Rp1.743 T
Simplifikasi Cukai Akan...
Simplifikasi Cukai Akan Dijalankan Sesuai RPJMN 2020-2024
Sri Mulyani Bersiap...
Sri Mulyani Bersiap Defisit APBN 2020 Bisa Mencapai Rp1.028,5 Triliun
Berita Terkini
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
57 menit yang lalu
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
1 jam yang lalu
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
1 jam yang lalu
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
2 jam yang lalu
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
3 jam yang lalu
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
11 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved