Kerek Produksi Migas Lewat Transparansi Tender Pengadaan

Senin, 09 September 2019 - 15:18 WIB
Kerek Produksi Migas...
Kerek Produksi Migas Lewat Transparansi Tender Pengadaan
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berupaya meningkatkan produksi migas nasional. Salah satunya dengan meningkatkan transparansi pelaksanaan tender pengadaan barang dan jasa pada industri migas.

“Dengan kemudahan prosedur tender, diharapkan para kontraktor maupun perusahaan migas dapat memaksimalkan penggunaan teknologi mereka di Indonesia untuk meningkatkan produksi migas,” ujar Kepala Divisi Pengadaan Barang dan Jasa, SKK Migas, Erwin Suryadi di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Menurut dia proses pelaksanaan tender barang dan jasa migas diatur melalui Pedoman Tata Kerja (PTK) SKK Migas No 007/2017 Revisi ke-4. Dalam peraturan tersebut, terdapat beberapa poin yang diharapkan dapat mempermudah pengadaan barang dan jasa untuk aktivitas industri migas, di antaranya mempercepat periode tender serta transparansi dan keadilan owner estimate.

Tidak hanya itu, pengembangan teknologi juga perlu untuk meningkatkan produksi melalui penerapan kontrak berbasis kinerja. PTK 007/2017 juga mengatur tentang pengembangan kapasitas nasional dimana layanan tender dengan nilai kurang dari USD1 miliar hanya dapat diikuti oleh peserta lelang yang berdomisili di provinsi-provinsi wilayah operasi perusahaan migas serta pemberdayaan pengusaha skala kecil menengah dengan menerapkan ketentuan perusahaan wajib menggunakan produk lokal.

Untuk mempercepat proses, imbuhnya, SKK Migas melakukan berbagai kerja sama dalam pemenuhan alat-alat produksi migas, di antaranya membuat nota kesepahaman dengan The Indonesian Iron & Steel Association (IISIA) dan implementasi vendor consignment management dengan BP Indonesia. Selain itu, SKK Migas juga memberikan kemudahan proses pengadaan seperti bundled package, integrated drilling services dan pengadaan terpadu atau bersama untuk kebutuhan logistik.

Erwin mengungkapkan, SKK Migas sangat berkepentingan memajukan industri migas karena Indonesia masih memiliki wilayah kerja migas yang cukup besar. “Kita memiliki beberapa instrumen regulasi untuk membuat industri ini lebih efisien. Keterbukaan dan transparansi adalah kunci dalam memajukan industri migas di Indonesia. Semakin kompetitif industri ini, maka akan semakin bagus,” ungkapnya.

Sementara itu, Chairman Supply Chain and Improvement Committee Indonesian Petroleum Association (IPA) Fery Sarjana, mengatakan bahwa transparansi tender pengadaan barang perlu ditingkatkan karena merupakan kunci menjalankan kegiatan produksi migas.

Untuk itu, pelaku industri migas perlu kolaborasi bersama pemerintah dan SKK Migas supaya pelayanan pengadaan barang dan jada migas lebih baik lagi. “Kami butuh kolaborasi dan upaya peningkatan pelayanan pengadaan barang dan jasa migas. Selan itu, perlu paradigma baru supaya industri migas terus berjalan,” kata dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pascapandemi, SKK Migas...
Pascapandemi, SKK Migas Siap Tawarkan Blok Migas ke Luar Negeri
Target Lifting Migas...
Target Lifting Migas 2024 Turun, SKK Migas Sebut Lebih Realistis
Lifting Migas Loyo Tak...
Lifting Migas Loyo Tak Capai Target, Ini Penyebabnya
Maju Tak Gentar, Produksi...
Maju Tak Gentar, Produksi Minyak 1 Juta Barel Tetap Diburu hingga 2030
Medco Sukses Ngebor...
Medco Sukses Ngebor di Natuna, Kepala SKK Migas: Genjot Terus!
Potensi Migas di Jabanusa...
Potensi Migas di Jabanusa Masih Tinggi, Siap Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Cara Memberantas Judi...
Cara Memberantas Judi Online lewat Sistem Pembayaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved