Penurunan GWM Akan Meningkatkan Penyaluran Kredit Perbankan

Kamis, 21 November 2019 - 18:13 WIB
Penurunan GWM Akan Meningkatkan...
Penurunan GWM Akan Meningkatkan Penyaluran Kredit Perbankan
A A A
JAKARTA - Penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah untuk Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebesar 50 bps sehingga masing-masing menjadi 5,5% dan 4,0% diyakini bakal meningkatkan penyaluran kredit. Aturan tersebut seperti diterangkan oleh BI akan berlaku efektif pada 2 Januari 2020.

"Penurunan GWM itu akan meningkatkan likuiditas perbankan, sehingga ada ruang bagi bank untuk meningkatkan penyaluran kredit," ujar Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Menurutnya langkah BI menurunkan GWM sebagai langkah yang tepat dengan artian BI konsisten melonggarkan likuditas bagi perbankan. "Iya, itu kabar baik bagi bank karena artinya BI masih tetap konsisten melonggarkan likuiditas," jelasnya.

Sebagai informasi, instrumen bauran kebijakan Bank Indonesia lainnya juga terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Penurunan GWM ini disebutkan bakal menambah likuiditas seluruh bank. Jumlahnya untuk bank umum dengan penurunan 50 bps tambahan likuiditas mencapai sebesar Rp24,1 triliun dan bank syariah Rp1,9 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Likuiditas Aman, Kredit...
Likuiditas Aman, Kredit Perbankan Tumbuh 8,99% per Oktober
Perry Warjiyo: BI Sudah...
Perry Warjiyo: BI Sudah Suntik Likuiditas Rp614,8 Triliun
Pengamat Ungkap Resep...
Pengamat Ungkap Resep Jitu Demi Kerek Permintaan Kredit
Ekonom: Dana Rp200 Triliun...
Ekonom: Dana Rp200 Triliun ke Bank Negara Bukan Solusi Ajaib bagi Aktivitas Kredit
Suku Bunga BI Bikin...
Suku Bunga BI Bikin Likuiditas Perbankan Melimpah
Restrukrisasi Kredit...
Restrukrisasi Kredit Meningkat, Kondisi Perbankan Aman
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
5 jam yang lalu
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
6 jam yang lalu
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
6 jam yang lalu
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
6 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
7 jam yang lalu
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
7 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved