Waspada Serbuan Impor Ilegal, Sri Mulyani Beri Arahan Khusus ke Bea Cukai

Jum'at, 20 Desember 2019 - 16:21 WIB
Waspada Serbuan Impor...
Waspada Serbuan Impor Ilegal, Sri Mulyani Beri Arahan Khusus ke Bea Cukai
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen Bea Cukai) tetap memperhatikan kinerja penerimaan, meski realiasinya hingga akhir November 2019 sudah tinggi. Hal ini mengingat banyaknya serbuan barang-barang impor ke dalam negeri, terlebih yang ilegal.

Menkeu meminta Ditjen Bea Cukai meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya barang-barang impor ke Tanah Air. Dia bilang, hal ini menjadi arahan khusus yang diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tingkatkan kewaspadaan jelang akhir tahun. Kalau lihat dari sisi penerimaan negara, Bea Cukai memang telah tinggi di 2019, namun untuk bea masuk dan keluar (kontraksi) menggambarkan tatanan ekonomi kita, karena ekspor dan impor sama-sama melemah. Terlebih di sisi lain dihadapkan pada serbuan barang impor ilegal," ujar Menkeu Sri Mulyani di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Dia menyatakan, perkembangan ekonomi saat ini membuat kemudahan produk-produk dari luar negeri masuk ke Indonesia, baik imbas dari perang dagang maupun kemajuan teknologi. Maka diperlukan kewaspadaan untuk menjaga perekonomian dalam negeri tetap kompetitif.

"Oleh karena itu saya minta ke semua pejabat untuk benar-benar mewaspadai. Apakah yang masuk impor ini benar-benar legitimate dari sisi proses, dari sisi pajak yang harus dibayarkan dan dari sisi kemampuan dari masyarakat atau industri kita untuk berkompetisi secara fair dengan barang-barang yang berasal dari luar," jelas dia.

Sekedar diketahui, Kemenkeu mencatatkan kinerja penerimaan Bea Cukai mencapai Rp176,2 triliun hingga akhir November, atau 84,4% dari target dalam APBN 2019 yang sebesar Rp208,8 triliun. Realiasi ini juga tercatat tumbuh 8,9% dari periode di tahun lalu yang sebesar Rp164,9 triliun.

Secara rinci, penerimaan dari cukai sebesar Rp139,5 triliun, yang tercatat tumbuh 13,1% dari realiasi tahun lalu. Sedangkan dari bea masuk sebesar Rp33,6 triliun yang tumbuh terkontraksi -5% dan bea keluar sebesar Rp3,2 triliun yang pertumbuhannya terkontraksi dalam -48,5%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyelundupan Rokok...
Penyelundupan Rokok Ilegal di Perairan Riau, Ini Penjelasan Bea Cukai
Ini Arahan Menteri Keuangan...
Ini Arahan Menteri Keuangan Bagi Jajaran Kementerian Keuangan di Wilayah Bali Nusra
Bea Cukai Ungkap Penindakan...
Bea Cukai Ungkap Penindakan Rokok Ilegal dan Perkuat Strategi Sosio-Kultural di Jawa Timur
Peringati Hari Pabean...
Peringati Hari Pabean Internasional 2026, Bea Cukai Komitmen Lindungi Masyarakat
Ulang Tahun Ditjen Bea...
Ulang Tahun Ditjen Bea Cukai ke-74, Ini Pesan Sri Mulyani
Tembus Rp200 Triliun,...
Tembus Rp200 Triliun, Penerimaan Cukai Rokok RI Terbesar se-Asia Tenggara
Berita Terkini
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
16 menit yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
23 menit yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
28 menit yang lalu
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
42 menit yang lalu
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
56 menit yang lalu
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
1 jam yang lalu
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved