alexametrics

Intiland Siapkan Capex Tahun 2020 Capai Rp1,5 Triliun

loading...
A+ A-
JAKARTA - Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (DILD) menyiapkan capex atau modal kerja sebesar Rp1,5 triliun tahun ini. Alokasi capex tersebut akan digunakan untuk membiayai kontruksi yang sedang berjalan dan pengembangan proyek baru.

"Menghadapi tantangan tahun ini, perseroan berharap pemerintah bisa memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor properti nasional," ujar Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Lebih lanjut diterangkan, penjualan pada triwulan ke empat 2019 mengalami peningkatan signifikan, dimana perseroan berhasil menjual inventori Iahan yang masuk kategori non-core seluas total sekitar 40 hektar senilai Rp460 miliar.



"Jumlah tersebut berasal dari penjualan dua bidang Iahan di kawasan Surabaya Timur serta sebidang Iahan dan bangunan di kawasan Surabaya Barat. Perseroan mencatatkan hasil penjualan pemasaran (marketing sales) pada periode tersebut sekitar Rp700 miliar," katanya.

Sedangkan pada triwulan keempat 2019, perusahaan juga menempuh sejumlah langkah strategis sebagai upaya untuk menjaga dan meningkatkan kinerja usaha. Tercatat pada 3 Desember 2019, Intiland melakukan penjualan saham dan piutang pada anak perusahaan yang bergerak di bidang rumah sakit senilai Rp636 miliar.

“Kami akan gunakan dana hasil penjualan saham tersebut untuk pembayaran hutang. Sisanya akan digunakan untuk keperluan operasional dan modal perseroan,” sambung Archied Noto.

Selain itu, Intiland berhasil mempertahankan pencapaian pendapatan berkelanjutan (recurring income) secara stabil. Perseroan memperkirakan mampu membukukan recurring income sebesar Rp600 miliar di tahun 2019. Dengan kinerja penjualan dan Iangkah strategis tersebut, keuntungan bersih perseroan diproyeksikan akan meningkat Iebih dari 20% untuk tahun buku 2019 dan hutang perseroan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top