Tersangka hingga Kerugian Jiwasraya Dibeberkan Maret 2020

Rabu, 08 Januari 2020 - 20:27 WIB
Tersangka hingga Kerugian...
Tersangka hingga Kerugian Jiwasraya Dibeberkan Maret 2020
A A A
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan pihaknya akan menuntaskan investigasi tahap awal kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) atau AJS dalam dua bulan ke depan, atau pada Maret 2020. Kejagung dan BPK berjanji akan mengungkapkan total kerugian hingga siapa saja tersangka yang menyebabkan tekanan likuiditas dalam perusahaan asuransi pelat merah tersebut.

"Pemeriksaan pada kasus Jiwasraya butuh waktu yang panjang dan bertahap karena kasusnya sangatlah kompleks," ujar Ketua BPK Agung Firman Sampurna dalam konferensi pers di Kantor BPK, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Pada tahap awal kali ini, terang dia pihaknya sedang melakukan pemeriksaan investigatif dan melakukan penghitungan kerugian negara yang akan diselesaikan dalam dua bulan. "Karena angkanya penting, sebab antara indikasi kerugian negara dan kerugian negara itu beda. Kalau kerugian negara kan satu angka yang pasti, maka supaya pasti itu kan enggak bisa main-main," kata Agung.

BPK mencatat ada indikasi kerugian negara sebesar Rp10,4 triliun dari investasi buruk yang dilakukan Jiwasraya. Terdiri kerugian akibat investasi di saham gorengan sebesar Rp4 triliun dan reksa dana berkualitas rendah sebesar Rp10,4 triliun.

"Kemana uang mengalir sedang kami selidiki dan investigasi sehingga perlu dibedakan antara indikasi kerugian negara dan kerugian negara. Kerugian negara itu angkanya nyata dan pasti, ini diperlukan dalam proses penuntutan," terang Agung.

(Baca Juga: Pemerintah Tak Kabur, Erick Thohir Sebut Penyelesaian Jiwasraya Butuh 4 Tahun )

Lebih lanjut terang dia, pihak yang dituntut tidak dapat lagi melakukan banding atau malah menjadikan BPK dan Kejagung kalah di pengadilan, karena hal itu akan memakan waktu lebih panjang untuk penyelesaian kasus ini.

"Jika penegakan hukum tergesa-gesa, orang menggugat, pra peradilan dan kita kalah, itu akan banyak sekali yang dirugikan, termasuk kepercayaan. Sehingga upaya disini bukan hanya menegakkan hukum tapi juga mengembalikan kepercayaan. Yakni ada kepastian hukum yang dijamin negara, baik untuk investor dan transaksi ekonomi di Indonesia," papar Agung.

(Baca Juga: BPK dan Kejagung Telusuri Lebih dari 5.000 Transaksi Investasi Jiwasraya )

Sementara Jaksa Agung ST Burhanuddin menambahkan, pihaknya telah mengantongi nama-nama yang diduga menjadi tersangka dari bobroknya keuangan Jiwasraya. Meski demikian, dia enggan tergesa-gesa menyampaikannya dugaan tersebut ke publik hingga pihaknya memperoleh bukti-bukti yang kuat.

"Kami tetap silent, tidak ingin terlalu terbuka. Kami masih tunggu hasil pemeriksaan teman-teman di BPK. Kami sudah punya ancar-ancar siapa pelakunya, tapi kami ingin betul-betul ingin fix kerugiannya. Jadi tolong beri kesempatan kami dahulu, mohon bersabar," tutur Burhanuddin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPK Tegaskan Tak Ada...
BPK Tegaskan Tak Ada Rekomendasi Tutup Asuransi Jiwasraya
Menkeu Minta Asabri...
Menkeu Minta Asabri dan Jiwasraya Lakukan Pemeriksaan Keuangan 2020
BPK Akan Audit Investigasi...
BPK Akan Audit Investigasi Kementerian BUMN Terkait Kasus Jiwasraya
Mau Tahu Berapa Kerugian...
Mau Tahu Berapa Kerugian Jiwasraya Sebenarnya? Gede Banget
Restrukturisasi Polis...
Restrukturisasi Polis Jiwasraya Ditarget Rampung Bulan Mei
Jiwasraya Tetap Dibubarkan,...
Jiwasraya Tetap Dibubarkan, Dirut Pede Diselamatkan Erick Thohir-Sri Mulyani
Berita Terkini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
16 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
58 menit yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
2 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved