Asuransi Bumiputera Komitmen Bayar Klaim Pemegang Polis

Minggu, 19 Januari 2020 - 10:30 WIB
Asuransi Bumiputera...
Asuransi Bumiputera Komitmen Bayar Klaim Pemegang Polis
A A A
JAKARTA - Komisaris Independen AJB Bumiputera 1912 (AJBB) Diding S. Anwar menyatakan pengurus baru siap berkomitmen melayani pembayaran klaim Pemegang Polis (Pempol). Pemegang polis juga merupakan Pemilik Perusahaan (Usaha Bersama/Mutual) di AJB Bumiputera.

Dia menjelaskan kabar terbaru untuk data pembayaran klaim tahun 2019 hingga kuartal ketiga 2019 yang telah dibayarkan mencapai Rp3,88 Triliun. Namun dia juga menyebutkan saat ini jumlah Outstanding Claim atau klaim yang belum dibayarkan sekitar Rp4,2 Triliun. Jumlah tersebut diajukan dari sekitar 265.000 pemilik polis.

"Dari dulu sampai saat ini, setiap hari, minggu, bulan dan tahun, AJBB selalu terus melayani pembayaran klaim. Memang akhir-akhir ini ada gangguan cashflow, sehingga pembayaran klaim tertunda, tapi itu bukan gagal bayar," ujar Diding di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan untuk tahun 2020 diperkirakan klaim pempol yang bakal jatuh tempo sekitar Rp5,4 Triliun. Ini belum termasuk Outstanding Claim yang diperkirakan sekitar Rp4,2 Triliun.

Untuk piutang premi lanjutan yang diterima estimasi sekitar Rp1,2 Triliun. Premi lanjutan merupakan kewajiban membayar premi oleh pemegang polis sampai masa pertanggungannya berakhir.

"AJBB 1912 pernah dibekukan operasional bisnis baru oleh Regulator di awal tahun 2017 dan menetapkan Pengelola Statuter (PS). Dampaknya tidak ada pendapatan premi baru yang masuk, namun beban tetap berjalan," jelasnya.

Beberapa waktu lalu Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi meminta Rapat Umum Anggota (RUA) AJB Bumiputera membeberkan laporan keuangan kepada para pemegang polis yang juga pemegang saham asuransi bersama tersebut.

"Sekarang dengan kondisi keuangan ini, tentu yang diharapkan adalah dari pengurus harus menjelaskan kondisi keuangan itu kepada pemegang polis," ujar Riswinandi beberapa waktu lalu.

Riswinandi menjelaskan, hal tersebut telah diatur dalam Anggaran Dasar pasal 38 yang memperkenankan pengurus mengumumkan kondisi keuangannya kepada pemegang saham. "Supaya kalau dilakukan upaya penyehatan, semuanya juga siap dengan konsekuensi apa yang akan dilakukan," paparnya.

AJB Bumiputera 1912 masih kesulitan membayar klaim polis dari para nasabahnya. Mengacu pada hitung-hitungan yang dilansir pengelola statuter AJB Bumiputera pada akhir 2016, defisit keuangan perusahaan sekitar Rp2,1 triliun-Rp2,5 triliun per tahun selama 2017-2021.

Defisit ini karena Bumiputera menderita masalah "mismatch" likuditas, jumlah aset perusahaan lebih kecil dari kewajiban jatuh tempo yang harus dibayarkan perusahaan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Direksi Bumiputera Diwanti-wanti,...
Direksi Bumiputera Diwanti-wanti, OJK: Laksanakan Kesepakatan 16 Maret 2021
Berlarut-larut, Penanganan...
Berlarut-larut, Penanganan Nasib Bumiputera Butuh Langkah Cepat
Pemilik Polis Bumiputera...
Pemilik Polis Bumiputera 'Disemprot' OJK, Diminta Wujudkan Suasana Kondusif
OJK Akui Masalah AJB...
OJK Akui Masalah AJB Bumiputera Sangat Pelik
Drama Konflik AJB Bumiputera...
Drama Konflik AJB Bumiputera 1912 Berlanjut, Kali Ini Melibatkan MK
Langgar Aturan, Asuransi...
Langgar Aturan, Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Kena Sanksi OJK
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
50 menit yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved