Eks Komut Minta Direksi Baru Garuda Indonesia Tak Andalkan Penjualan Tiket

Rabu, 22 Januari 2020 - 15:05 WIB
Eks Komut Minta Direksi...
Eks Komut Minta Direksi Baru Garuda Indonesia Tak Andalkan Penjualan Tiket
A A A
CENGKARENG - Eks Komisaris Utama (Komut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Sahala Lumban Gaol berpesan agar direksi baru perseroan yang baru saja terpilih dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mengubah haluan bisnis. Sahala meminta manajemen baru meningkatkan bisnis logistik sebagai sumber pendapatan, sehingga tidak hanya mengandalkan penjualan tiket untuk memperbaikan keuangan Garuda Indonesia ke depannya.

“jangan lagi mengutamakan penerimaan dari penumpang atau tiket. Jadi harus perlu dicari balance antara penerimaan tiket dengan penerimaan non tiket. Hopefully, harapan saya, penerimaan non tiket harus lebih besar," ujar Sahala Lumban Gaol di Cengkareng, Rabu (22/1/2020)

Sambung Sahala menjelaskan, hal tersebut akan memberikan efek positif pada tiket pesawat. Nantinya, harga tiket pesawat dapat menjadi lebih terjangkau karena dukungan penerimaan dari bisnis kargo. “Sehingga bisnis logistiknya diangkat dan bisnis transportasi penumpang tidak merupakan titik utama. Jadi membuat harga tiket berkembang. Harus dirubah dari fokus harga tiket jadi kargo. Nanti akan kita lihat,” tuturnya.

Bahkan Ia berharap, pendapatan dari tiket pesawat yang selama ini sebesar 80% dapat diubah menjadi 50% dari tiket pesawat dan 50% logistik atau kargo. Diharapkan juga olehnya para pimpinan Garuda dapat terus berinovasi dan berkreasi dalam menghadapi tantangan bisnis maskapai ke depannya. Sebab, posisi manajemen Garuda merupakan posisi strategis.

Sahala menambahkan, manajemen lama sangat berterimakasih kepada BUMN yang memberikan perhatian luar biasa kepada perseroan sehingga dapat bertransformasi dengan cepat. “Sebelum ini Direksi dan Komisaris yang lama mengucapkan terimakasih atas perhatian yang luar biasa pada Garuda sehingga dalam waktu yang sangat singkat bertransformasi dan pergantian struktur manajemen,” tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
6 menit yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
35 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
53 menit yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
1 jam yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
1 jam yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
2 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved