alexametrics

Stimulus Ekonomi Paket Kedua Capai Rp160 Triliun

loading...
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah memutuskan kembali memberikan stimulus ekonomi untuk meminimalisir dampak penyebaran virus corona (Covid-19). Adapun total stimulus jilid kedua ini mencapai Rp160 triliun.

Angka tersebut termasuk fiskal berupa penundaan pemungutan pajak selama enam bulan untuk pajak penghasilan (PPh) pasal 21, 22, dan 25 serta pajak karyawan pada sektor manufaktur.

"Kita melakukan semua skenario untuk antispasi. Pastinya dengan ini ada pembulatan yang mana total stimulus kedua ini mencapai Rp160 triliun," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).



Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bisa saja pemerintah memberikan stimulus lanjutan. Sebab, ketidakpastian akibat penyebaran virus corona memang sangat tinggi.

"Pada tahap I kita melihat risiko terbatas hanya kepada hotel dan restoran. Namun, dalam satu bulan situasi menjadi pandemik dunia memberikan dampak risiko yang lebih besar. Ini bukan pengumuman terakhir, perkembangan dan situasi akan sangat dinamis. Kita terbuka terhadap situasi yang ada," jelasnya.

Dia menambahkan, pemerintah akan terus menjaga perekonomian baik dari sisi permintaan, konsumsi, investasi, supply chain terutama sektor manufaktur yang tergerus akibat corona. "Manufaktur karena adanya pandemi sehingga banyak sektor produksi terhalang dalam mendapatkan bahan baku," jelasnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top