alexametrics

Kawal Investasi, Kabareskrim: Tak Ada Lagi Cari-cari Kesalahan Pengusaha

loading...
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) Komjen Listyo Sigit Prabowo meyakinkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan rasa nyaman bagi para pengusaha atau investor. Sebab itu, Kabareskrim meminta agar tidak ada lagi pihak atau oknum aparat yang sengaja mencari-cari kesalahan para pengusaha atau investor di lapangan.

“Proses investasi saat ini harus betul-betul kita kawal. Tidak ada lagi mencari-cari kesalahan. Kalau ada kekurangan kita bantu asistensi. Kita harapkan kedepan investasi kita akan jadi lebih baik,” ujar Kabareskrim usai melakukan pertemuan dengan Bahlil dan Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Sani Iskandar di Jakarta, Senin (16/3).

Pertemuan ini terkait dengan upaya BKPM dan Bareskrim Mabes POLRI mencegah penurunan kegiatan investasi, khususnya terkait dampak corona. Tak hanya itu, pertemuan ini untuk menjawab keresahan pengusaha dan investor di berbagai Kawasan Industri di Batam yang mengaku kerap dipersulit oleh oknum-oknum aparat di lapangan dalam pemeriksaan berbagai kasus. Pertemuan itu dilakukan sore ini di Kantor BKPM.



Listyo menegaskan Polri akan membantu BKPM untuk mengawal investasi dan memberikan rasa aman bagi investor. Bila ada pihak yang sengaja mencari-cari kesalahan investor, ia meminta agar investor tak ragu-ragu melaporkan ke Kabareskrim dan BKPM.

“Untuk persoalan investasi di Batam, akan dikawal. Batam harus memiliki daya saing dibandingkan negara tetangga kita. Tidak perlu ada keraguan bila masih ada yang mencari-cari masalah, tolong dilaporkan! Yang kita lakukan semata-mata untuk mengawal iklim investasi yang lebih baik. Kami akan buat tim dari pusat untuk turun langsung ke lapangan. Ke depan tentunya kita tidak ingin mendengar ada ketidaknyamanan investor di Batam,” tegas Listyo.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top