Harga Minyak Dunia Anjlok, Pemerintah Beri Ruang Turunkan Harga BBM

Rabu, 18 Maret 2020 - 06:45 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Pemerintah Beri Ruang Turunkan Harga BBM
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah memberikan ruang kepada badan usaha untuk menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah penurunan harga minyak dunia belakangan ini dengan menetapkan aturan formula harga eceran di pasaran. Beleid tersebut diatur melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 62.K/12/MEM/2020.

“Kita kan sedang menghadapi secara tiba-tiba penurunan harga minyak. Nah, pemerintah ingin melindungi daya beli masyarakat kita, tapi juga tetap melihat keberlangsungan dunia usaha,” ujar Pelaksana tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial di Jakarta kemarin.

Menurut dia, terbitnya aturan tersebut telah direspons oleh badan usaha dengan mengkaji lebih dalam supaya harga dapat disesuaikan. Namun demikian, imbuhnya, penyesuaian harga tidak bisa langsung dilakukan, tapi melihat fluktuasi harga minyak dunia dalam sebulan terakhir.

“Pola penetapan harus dilihat terlebih dulu siklus per bulan ini. Nanti awal bulan depan baru bisa diputuskan. Kita pelan-pelan amati dulu,” kata dia.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, aturan tersebut memang memberikan ruang bagi Pertamina untuk menurunkan harga BBM. Pasalnya, di dalam aturan tersebut pemerintah telah menghapus margin batas bawah yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar 10% dari harga dasar. (Baca: Pemerintah Dorong Penurunan Harga BBM, Ini Respons Badan Usaha)

Dihapusnya aturan margin batas bawah tersebut, pemerintah telah memberikan ruang kepada badan usaha untuk menurunkan harga BBM di pasaran. Adapun pemerintah hanya mengatur terkait margin batas atasnya saja.

“Logikanya, boleh menurunkan harga serendah-rendahnya. Saat ini, Pertamina masih comply dengan aturan tersebut,” kata dia.

Marketing Manager PT Total Oil Indonesia Magda Naibaho mengatakan, pada prinsipnya akan terus mematuhi aturan pemerintah. Saat ini, pihaknya masih mengkaji terkait dampak aturan baru tersebut terhadap penyesuaian harga BBM. “Masih kita pelajari dulu,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Vice President External Relations Shell Rhea Sianipar. Pada prinsipnya, perusahaan berkomitmen untuk terus mematuhi aturan pemerintah. “Kami selalu berkomitmen untuk terus menyediakan BBM yang aman dan berkualitas tinggi bagi pelanggan kami di Indonesia,” kata dia.

Berdasarkan laporan Bloomberg Selasa (17/3) pukul 07.25 WIB, harga minyak Brent untuk kontrak Mei 2020 turun 0,43% di angka USD29,72 per barel. Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak April 2020 berada di level USD30,98 per barel. Anjloknya harga minyak dunia dipicu kekhawatiran resesi ekonomi global akibat kebijakan isolasi (lock down) di sejumlah negara terpapar. (Nanang Wijayanto)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apakah Harga BBM Akan...
Apakah Harga BBM Akan Kembali Naik Menyusul Lonjakan Minyak Dunia?
Jatuhnya Harga Minyak...
Jatuhnya Harga Minyak Dunia Belum Akan Turunkan Banderol BBM, Ini Penjelasannya!
Harga BBM Bakal Naik...
Harga BBM Bakal Naik Saat Harga Minyak Dunia Terus Menguat?, Pertamina Bilang Begini
Siap-siap! Katanya Harga...
Siap-siap! Katanya Harga BBM Sudah Seharusnya Naik
Cek Harga BBM Pertamina...
Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini Usai Banderol Minyak Dunia Turun
Banderol Pertalite Bisa...
Banderol Pertalite Bisa Turun jika Harga Minyak Dunia USD70 per Barel
Berita Terkini
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
12 menit yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
36 menit yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
51 menit yang lalu
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
1 jam yang lalu
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
1 jam yang lalu
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved