Telkom bukukan pendapatan Rp36,72 T

Selasa, 31 Juli 2012 - 09:37 WIB
Telkom bukukan pendapatan...
Telkom bukukan pendapatan Rp36,72 T
A A A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatat pendapatan Rp36,72 triliun hingga enam bulan pertama tahun ini, atau meningkat 6,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp34,4 triliun.

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan, kenaikan pendapatan perseroan dikontribusi oleh naiknya pendapatan data, internet, dan jasa teknologi informatika sebesar 10,3 persen menjadi Rp1,19 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Selain itu juga disumbang dari pendapatan seluler sebesar Rp1,13 triliun atau tumbuh sekitar 8,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” katanya di Jakarta, Senin 30 Juli 2012.

Sementara, laba periode berjalan semester I tahun ini perseroan berhasil membukukan Rp9 triliun. Laba bersih perseroan pada enam bulan pertama tahun ini tumbuh 11,9 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp8,04 triliun.

Sedangkan, beban perseroan mengalami peningkatan sebesar 6,3 persen menjadi Rp24,8 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp23,32 triliun.

Meningkatnya beban perseroan disebabkan kenaikan beban interkoneksi sebesar 33,4 persen menjadi Rp2,13 triliun dari posisi tahun lalu Rp1,6 triliun.

Menurut Arief, kondisi tersebut menyebabkan perseroan berhasil membukukan peningkatan laba periode berjalan sebesar 11,9 persen menjadi Rp9 triliun.

Dia mengungkapkan, dari total laba periode berjalan tersebut, nilai yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 8,2 persen menjadi Rp6,43 triliun dari paruh pertama tahun lalu Rp5,94 triliun.

Naiknya laba periode berjalan menyebabkan laba per saham dasar meningkat menjadi Rp333,97 dibanding semester I tahun lalu Rp302,05 per lembar saham.

Direktur Keuangan Telkom Honesty Basyir menuturkan, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh sebesar 8 persen menjadi Rp76,95 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp71,25 triliun. Target pendapatan perseroan tersebut tumbuh di atas industri, di mana target pertumbuhan industri telekomunikasi pada tahun ini diperkirakan sekitar 6,1 persen.

Adapun, target pendapatan perseroan pada 2012 akan ditopang dari meningkatnya jumlah pelanggan dan kompetisi bisnis yang dinilai tidak terlalu ketat pada tahun ini. “Persaingan lebih healthy dibanding dengan tahun kemarin,” ujarnya.

Adapun, kontribusi pendapatan perseroan terbesar masih dikontribusi dari bisnis telekomunikasi atau mencapai 93 persen dan sisanya atau sekitar 7 persen dari bisnis information, media dan edutainment (IME).

Sementara, untuk mengembangkan usahanya, perseroan pada tahun ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp16 triliun.

Analis Capital Price Deddy Ertanto berpendapat, kinerja perusahaan telekomunikasi untuk tahun ini akan digenjot dari pengembangan layanan data.

“Potensi untuk layanan data masih sangat besar dan operator telekomunikasi mulai mengembangkan layanan ini,” kata dia.

Untuk operator telekomunikasi di Indonesia, menurut Deddy, kinerja Telkom masih mengungguli operator telekomunikasi lain.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
Telkom Buka Program...
Telkom Buka Program Magang 311 Mahasiswa, Pendaftar Capai 40.000 Orang
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Data IndiHome Diduga...
Data IndiHome Diduga Bocor, Telkom Pastikan Terproteksi
Berita Terkini
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
22 menit yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
35 menit yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
1 jam yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
3 jam yang lalu
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved