Kepolisian persulit izin proyek LNG Pertamina

Selasa, 09 Oktober 2012 - 13:11 WIB
Kepolisian persulit...
Kepolisian persulit izin proyek LNG Pertamina
A A A
Sindonews.com - PT Badak NGL, anak usaha PT Pertamina (Persero) mengakui bahwa pihak kepolisian masih mempersulit izin dalam menjalankan proyek gas alam cair (Liquidfied Natural Gas/LNG) untuk transportasi dan rumah tangga sehingga saat ini Badak NGL masih menjajakan LNG tersebut di komplek-komplek.

"Kita masih berjualan di dalam komplek, jadi belum dapat izin dari pihak Kepolisian," kata Presiden Direktur Badak NGL Nanang Untung saat ditemui di acara Gas Information Exchange in Western Pacific Area (GASEX) 2012, di Nusa Dua Bali, Selasa (11/10/2012).

Menurut dia, LNG tersebut bertujuan untuk memghemat pemakaian konsumsi solar untuk perusahaan pertambangan yang saat ini telah dilarang menggunakan BBM bersubsidi.

"Ada tiga sasaran kita, kendaraan-kendaraan yang dekat dengan LNG plant dan FSRU. Lalu, kendaraan sering dipakai misalnya bus antar kota dan untuk marine," kata dia.

Dia menjelaskan, dibandingkan dengan bensin dan solar, LNG lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi emisi sekitar 85 persen, dan dibandingkan CNG, LNG memiliki nilai densitas energi tiga kali lebih besar pada volume yang sama. "LNG dapat disimpan dalam tekanan rendah, dan memiliki jarak tempuh yang lebih panjang," ucapnya.

Untuk itu, lanjut Nanang, pihaknya meminta pemerintah memprioritaskan proyek LNG untuk transportasi dan rumah tangga tersebut. "Pasalnya, izin tersebut berada di daerah masing-masing karena jarang kendaraan yang menggunakan LNG di daerah-daerah," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Badak LNG, PGN...
Gandeng Badak LNG, PGN Kerja Sama Kembangkan Bisnis LNG
Teken PJB, Kayan LNG...
Teken PJB, Kayan LNG Bakal Pasok LNG untuk PGN
Amankan Pasokan LNG,...
Amankan Pasokan LNG, PGN Sepakati Kontrak dengan Donggi-Senoro LNG
Dukung Transisi Energi,...
Dukung Transisi Energi, Pertagas Niaga dan Reethau Kerjasama Regasifikasi LNG di Kaltim
Sidang Fakta Perkara...
Sidang Fakta Perkara Impor LNG Tegaskan Hari Karyuliarto Tidak Terlibat Keputusan yang Dipersoalkan
Respons Diskusi KPK,...
Respons Diskusi KPK, Kuasa Hukum Hari Karyuliarto Tolak Narasi Kasus LNG.
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
40 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved