Garuda kaji tawaran Boeing dan Airbus
Rabu, 21 November 2012 - 19:15 WIB
Garuda kaji tawaran Boeing dan Airbus
A
A
A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyatakan sedang mengkaji tawaran dari Boeing dan Airbus, yang akan digunakan untuk angkutan haji.
Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar mengatakan, perusahaan penerbangan pelat merah tersebut saat ini masih melakukan kajian mengenai tawaran tersebut. "Kita kaji dulu efisien atau tidak," kata dia usai penandatanganan fasilitas kredit sindikasi antara Garuda Indonesia bersama 7 Bank International di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan, manajemen akan melihat kebutuhan pesawat untuk mengangkut jumlah jamaah haji pada tahun depan. Menurut dia, jika kloter haji pada tahun depan dikurangi, maka jumlah penerbangan otomatis akan berkurang.
Ini artinya, pihaknya tidak membutuhkan pesawat baru untuk mengangkut jamaah haji. "Kalau kloter haji berkurang, penerbangan juga berkurang. Karena itu, kita kaji dulu kebutuhannya. Yang dilihat efisien atau engga jika beli pesawat baru," imbuh dia.
Adapun, perseroan mendapat tawaran untuk membeli pesawat Boeing 747 Continental dan Airbus A380.
Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar mengatakan, perusahaan penerbangan pelat merah tersebut saat ini masih melakukan kajian mengenai tawaran tersebut. "Kita kaji dulu efisien atau tidak," kata dia usai penandatanganan fasilitas kredit sindikasi antara Garuda Indonesia bersama 7 Bank International di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan, manajemen akan melihat kebutuhan pesawat untuk mengangkut jumlah jamaah haji pada tahun depan. Menurut dia, jika kloter haji pada tahun depan dikurangi, maka jumlah penerbangan otomatis akan berkurang.
Ini artinya, pihaknya tidak membutuhkan pesawat baru untuk mengangkut jamaah haji. "Kalau kloter haji berkurang, penerbangan juga berkurang. Karena itu, kita kaji dulu kebutuhannya. Yang dilihat efisien atau engga jika beli pesawat baru," imbuh dia.
Adapun, perseroan mendapat tawaran untuk membeli pesawat Boeing 747 Continental dan Airbus A380.
(rna)
Lihat Juga :