Akhir tahun, Garuda bidik pendapatan Rp31,23 T
Kamis, 22 November 2012 - 11:28 WIB
Akhir tahun, Garuda bidik pendapatan Rp31,23 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GGIA) bidik laba bersih Rp929,96 miliar pada akhir tahun ini, seiring dengan target pendapatan sebesar Rp31,23 triliun.
"Kami harapkan pendapatan tahun ini bisa lebih tinggi dari tahun lalu, yakni berkisar 10-15 persen, laba bersih pun akan inline," ujar Executive Vice President Finance GGIA, Handrito Hardjono di Jakarta, Rabu (21/11/2012) malam.
Seperti diketahui, perusahaan penerbangan pelat merah ini pada akhir tahun 2011, berhasil mencetak pendapatan sebesar Rp27,16 triliun, sementara untuk laba bersih Rp808,66 miliar. Kas dan setara kas akhir tahun Rp3,78 triliun.
Pada kuartal III/2012, perseroan berhasil membukukan laba bersih periode berjalan naik 51,66 persen menjadi USD56,48 juta dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD37,24 juta. Sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD56,06 juta atau meningkat 51,51 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar USD37 juta.
Naiknya laba bersih ditopang naiknya pendapatan usaha sebesar 14,35 persen menjadi USD2,39 miliar dari USD2,09 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
"Kami harapkan pendapatan tahun ini bisa lebih tinggi dari tahun lalu, yakni berkisar 10-15 persen, laba bersih pun akan inline," ujar Executive Vice President Finance GGIA, Handrito Hardjono di Jakarta, Rabu (21/11/2012) malam.
Seperti diketahui, perusahaan penerbangan pelat merah ini pada akhir tahun 2011, berhasil mencetak pendapatan sebesar Rp27,16 triliun, sementara untuk laba bersih Rp808,66 miliar. Kas dan setara kas akhir tahun Rp3,78 triliun.
Pada kuartal III/2012, perseroan berhasil membukukan laba bersih periode berjalan naik 51,66 persen menjadi USD56,48 juta dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD37,24 juta. Sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD56,06 juta atau meningkat 51,51 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar USD37 juta.
Naiknya laba bersih ditopang naiknya pendapatan usaha sebesar 14,35 persen menjadi USD2,39 miliar dari USD2,09 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
(rna)
Lihat Juga :