Belum ada Perpres, Bulog ragu urusi kedelai

Kamis, 03 Januari 2013 - 13:08 WIB
Belum ada Perpres, Bulog...
Belum ada Perpres, Bulog ragu urusi kedelai
A A A
Sindonews.com - Tak kunjung datangnya Perpres yang memberikan wewenang untuk mengatur stok kedelai membuat Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) ragu untuk ikut masuk dalam kegiatan perdagangan kedelai.

"Bulog ini kan berdasarkan PP hanya berdagang beras. Kita tidak ada payung hukumnya untuk kedelai," ungkap Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Ali Muso di Gedung Bulog, Jakarta, Kamis (3/1/2013).

Bulog sendiri merasa sebenarnya telah siap bila ditugaskan untuk menjaga stok kedelai di dalam negeri. Sutarto menuturkan, pihaknya telah menjajaki pembelian kedelai dari sejumlah negara produsen kedelai, seperti Brasil dan Amerika Serikat.

"Kami sendiri sudah berusaha berhubungan dengan negara-negara pengekspor kedelai seperti Amerika, Brasil," ucapnya.

Pihaknya juga mengaku tidak tahu menahu mengenai kuota impor kedelai tahun ini. "Belum ada keputusan pemerintah, ini yang sekarang sedang digodok. Tidak bisa kita dilepas bebas," ujar dia.

Sutarto berharap Perpres bisa segera keluar agar Bulog bisa menjaga stabilitas harga kedelai, baik di tingkat petani maupun di tingkat pengrajin tahu tempe. "Itulah yang justru pemerintah mengharapkan harga tetap baik untuk level petani maupun pengrajin," simpulnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bulog Gelontorkan 800.000...
Bulog Gelontorkan 800.000 Ton Kedelai dengan Harga Rendah
Gurih! Selama 4 Bulan...
Gurih! Selama 4 Bulan Pemerintah Subsidi Pembelian Kedelai untuk Perajin Tahu Tempe
Ada Praktik Kartel di...
Ada Praktik Kartel di Perdagangan Kedelai, Buwas: Bulog Diancam
Bulog Salurkan Kedelai...
Bulog Salurkan Kedelai pada Harga Lebih Rendah untuk Pengrajin Tahu Tempe
Mendag Zulhas Sentil...
Mendag Zulhas Sentil Bulog Soal Impor Kedelai: Janji-janji, Barang Enggak Datang
Buwas Diminta Turun...
Buwas Diminta Turun Tangan Urusi Masalah Tahu Tempe
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
30 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
59 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved