SSIA alokasikan capex 2013 senilai Rp1,5 T

Senin, 14 Januari 2013 - 12:03 WIB
SSIA alokasikan capex...
SSIA alokasikan capex 2013 senilai Rp1,5 T
A A A
Sindonews.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun ini senilai Rp1,5 triliun.

Dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/1/2013) disebutkan, bahwa dana capex tersebut akan digunakan perusahaan untuk pembelian lahan industri baru, pengembangan kawasan industri dan pengembangan budget business hotel. Sumber pendanaan capex berasal dari kas internal dan eksternal perusahaan.

"Pendanaan akan berasal dari dana internal SSIA dan anak perusahaan, kecuali untuk pembangunan budget business hotel yang direncanakan sebagian akan menggunakan pinjaman bank," kata keterangan tersebut.

Sementara, perseroan pada tahun lalu hanya menyerap sekitar 40 persen dana capex atau setara Rp260 miliar dari total capex sebesar Rp650 miliar pada 2012. Tidak tercapainya realisasi capex karena tertundanya penambahan lahan baru di Karawang dan Bekasi. "Selain itu, juga tertundanya pengembangan tanah di fase tiga di unit kawasan industri," ujar keterangan itu.

Melalui anak usahanya yang bergerak di sektor properti, yakni PT Suryacipta Swadaya (SCS) menyatakan akan merampungkan akuisisi lahan baru di Karawang dan Bekasi pada paruh kedua tahun ini. SCS saat ini mulai melakukan proses penambahan lahan baru di dua daerah tersebut.

Penambahan lahan baru di Karawang sebelumnya ditarget rampung pada akhir 2012. Sementara untuk daerah Bekasi, SCS telah mendapat izin lokasi dan mulai melakukan akuisisi lahan baru sejak paruh kedua 2012.

Hingga akhir tahun lalu, SCS telah berhasil membebaskan sekitar 180 hektare (ha) di bekasi dan dalam waktu dekat diharapkan dapat membebaskan sekitar 120 ha, sehingga total menjadi 300 ha.

Di samping itu, perseroan pada tahun ini juga menargetkan Suryacipta Square, persewaan pergudangan dan bangunan pabrik standar akan mulai beroperasi secara komersial pada 2013. Sementara anak usaha SSIA di bidang perhotelan, yakni PT Suryalaya Anindita International (SAI) menargetkan bisa menuntaskan renovasi Gran Melia pada tahun ini, dengan target segmen pasar lebih besar.

Selain itu, budget business hotel telah merampungkan akusisi tanah di empat lokasi, yakni Palembang, Karawang, Pekanbaru dan Jakarta. Sedangkan yang masih dalam proses akuisisi tanah di Bekasi, Yogyakarta dan Makassar. Ditargetkan lima budget business hotel bisa beroperasi secara komersial di lima kota Indonesia pada tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Genap 50 Tahun, Surya...
Genap 50 Tahun, Surya Semesta Internusa Pacu Diversifikasi Bisnis
Public Expose 2024,...
Public Expose 2024, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) Tawarkan 25% Saham
Subang Smartpolitan...
Subang Smartpolitan Satu dari 13 Kota Baru di Rebana Metropolitan
Peduli Pendidikan, Surya...
Peduli Pendidikan, Surya Internusa Group Kembali Gelar Beasiswa SMK Suryacipta
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Penggagas Indonesia...
Penggagas Indonesia Terang Jalin Kerja Sama dengan Golf Sentul City
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
16 jam yang lalu
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved