Bursa beri waktu CPDW dan PAFI hingga Maret

Jum'at, 25 Januari 2013 - 14:55 WIB
Bursa beri waktu CPDW...
Bursa beri waktu CPDW dan PAFI hingga Maret
A A A
Sindonews.com - Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen mengungkapkan, PT Indo Setu Batu Bara Resources Tbk (CPDW) dan PT Panasia Filament Inti Tbk (PAFI) masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki kinerjanya agar bisa lepas dari ancaman penghapusan dalam pencatatan efek atau delisting di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Hoesen, satu dari dua perusahaan tersebut, yakni CPDW terus menunjukkan perbaikan kinerja yang dilaporkan ke pihak BEI. "Kedua perusahaan tersebut kabarnya sedang memproses untuk melakukan restrukturisasi. Terkait dengan CPDW rumornya mau ganti lini bisnis lagi, kami tinggal menunggu saja," terang Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan sembari menunggu perkembangan kinerja perusahaan tersebut. Dia menargetkan, hingga akhir kuartal pertama, setidaknya emiten tersebut sudah harus melaporkan perkembangan berikutnya.

"Kami menunggu hingga kuartal pertama tahun ini," tegas Hoesen.

Kendati belum menerima rincian laporannya, terkait perusahaan lainnya yakni PAFI, Hoesen menerangkan, saat ini dalam proses restrukturisasi. " Tapi kami belum tahu seperti apa resktrukrisasi PAFI," ujarnya.

Perlu diketahui, selain CPDW dan PAFI setidaknya ada satu lagi perusahaan yang masuk dalam daftar delisting oleh BEI, yakni PT Amstelco Indonesia Tbk (INCF). Dengan demikian, totalnya ada tiga emiten yang diberikan waktu hingga kuartal pertama 2013 sebelum otoritas Bursa memutuskan untuk melakukan delisting terhadap emiten tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Air Asia X Terancam...
Air Asia X Terancam Didepak dari Bursa Malaysia, Gimana Nasib Bisnisnya di RI?
BEI Tak Akan Buru-buru...
BEI Tak Akan Buru-buru Depak Emiten yang Dinyatakan Pailit
Berniat Hengkang dari...
Berniat Hengkang dari Bursa, BEI Panggil Emiten Jalan Tol Milik Salim
Saham Berpotensi Delisting,...
Saham Berpotensi Delisting, Begini Respons Bos Sritex
BEI Umumkan Potensi...
BEI Umumkan Potensi Delisting Garuda Indonesia, Ini Sebabnya
Wamen BUMN Sebut Delisting...
Wamen BUMN Sebut Delisting Garuda Bisa Terjadi, Asalkan?
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
56 menit yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved