Mendag Gita minta waralaba asing maklum

Selasa, 26 Februari 2013 - 16:29 WIB
Mendag Gita minta waralaba...
Mendag Gita minta waralaba asing maklum
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan meminta waralaba asing memaklumi pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 7/2013 tentang pembatasan waralaba restoran.

Seperti diketahui, dalam Permendag tersebut jumlah gerai waralaba restoran yang boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemilik lisensi waralaba dibatasi hanya 250 gerai. Akibatnya, waralaba restoran asing, seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) harus melepaskan sebagian kepemilikan ratusan gerainya di seluruh Indonesia.

Mendag mengemukakan, aturan ini perlu dikeluarkan dalam rangka memberdayakan pengusaha kecil dan menengah di berbagai daerah. "Ini semangatnya untuk pemberdayaan. Mereka harus bisa mengerti lah dan saya yakin mereka mengerti," ucap Gita Wirjawan usai mengisi Kuliah Umum di Universitas As-Syafi`iyah, Bekasi, Selasa (26/2/2013).

Gita mengakui, waralaba asing raksasa memang dirugikan oleh pemberlakuan aturan ini. Namun, pemilik lisensi waralaba asing diberi kelonggaran waktu hingga lima tahun ke depan untuk menyesuaikan kepemilikannya dengan ketentuan Permendag tersebut.

"Memang ada yang sudah melewati batas, tapi kita juga berikan periode yang cukup lama, lima tahun, untuk mereka menyesuaikan," tutupnya.

Sebelumnya, Gita mengungkapkan, bahwa pembatasan kepemilikan waralaba restoran merupakan upaya menciptakan waralaba restoran asli Indonesia. Gita berharap para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) bisa ikut mendapatkan porsi kepemilikan waralaba restoran asing berkat aturan ini.

Dengan demikian, para pengusaha Indonesia punya kesempatan lebih besar untuk mempelajari pengelolaan waralaba asing dan mendirikan waralaba dengan merek sendiri. "Siapa tahu ada merek Indonesia yang lahir dari pemberdayaan ini," ujar dia, beberapa waktu lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pameran Waralaba FLEI...
Pameran Waralaba FLEI 2024 Bakal Digelar di Jakarta, Catat Tanggalnya
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Optimistis Sambut Tahun...
Optimistis Sambut Tahun Baru, 87 Persen Pengusaha Waralaba Siap Ekspansi di 2022
Sangat Prospek, di Tengah...
Sangat Prospek, di Tengah Krisis, Waralaba Alfamart Tetap Bertumbuh
10 Franchise dengan...
10 Franchise dengan Film Terbanyak, Ada yang Sampai Ratusan
Permintaan Tinggi, Franchise...
Permintaan Tinggi, Franchise & License Expo Indonesia Hadir 2 Kali Tahun Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved