Kemendag klaim verifikasi IT hortikultura sudah benar

Senin, 04 Maret 2013 - 17:04 WIB
Kemendag klaim verifikasi...
Kemendag klaim verifikasi IT hortikultura sudah benar
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, verifikasi untuk pemberian Importir Terdaftar (IT) hortikultura sudah dilakukan dengan benar. Kemendag membantah tudingan Kementerian Pertanian (Kementan) bahwa verifikasi yang dilakukannya kurang ketat, sehingga banyak importir hortikultura fiktif yang mendapatkan IT.

"Saya pikir mekanisme (verifikasi) itu ada di dalam ketentuan untuk mendapatkan RIPH (Rekomendasi Impor Produk Hortikultura). Fasilitas yang dia miliki, dan sebagainya, di situlah kita verifikasinya," ungkap Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (4/3/2013).

Bayu menuturkan, data para importir yang diverifikasi pun didapat dari Kementan. Kemendag juga telah melakukan verifikasi ulang data perusahaan importir hortikultura yang diberikan Kementan. Karena itu, tuduhan Kementan dinilai tidak masuk akal. "Datanya juga kita dapatkan dengan mereka dan juga kita verifikasi ulang," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Suswono meminta Kemendag untuk memperketat pemberian IT untuk produk hortikultura.

"Kita meminta supaya ketika menentukan IT itu jangan ceroboh. Artinya, harus ada persyaratan-persyaratan yang sebetulnya kan menggunakan Sucofindo kalau enggak salah untuk memverifikasi," kata Suswono, baru-baru ini.

Menurut Mentan, banyak diantara perusahaan importir hortikultura sebenarnya hanya perusahaan pengiriman barang yang tidak layak menjalankan impor hortikultura. "Saya mendengar banyak importir terdaftar yang sebetulnya dia (perusahaan) ekspedisi, ini informasi yang saya dapatkan," ujar dia.

Karena itu, pihaknya meminta Kemendag untuk memverifikasi ulang IT untuk produk hortikultura untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan IT. "Kalau ini benar, itukan sebenarnya tidak tepat dia mendapatkan sebagai Importir Terdaftar," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
8 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
8 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
9 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
9 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
10 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved