Karantina Pertanian Soetta musnahkan ribuan barang ilegal

Senin, 15 April 2013 - 17:43 WIB
Karantina Pertanian...
Karantina Pertanian Soetta musnahkan ribuan barang ilegal
A A A
Sindonews.com - Ribuan barang sitaan yang diamankan Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta, Kota Tangerang dimusnahkan, Senin (15/4/2013). Barang sitaan yang terdiri dari sayuran, hewan dan daging ilegal dimusnahkan di Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta.

Kepala Bidang Pengawasan & Penindakan Balai Besar Karantina Soekarno Hatta, Zainal Abidin mengatakan, sedikitnya ada 15 jenis sayur dan buah ilegal dari beberapa negara yang dimusnahkan.

Di antaranya ada kimci, mix vegetables, ginseng, tanaman hias, bibit sayur cabe kering, bibit bunga tanaman hias, akar tanaman, bibit sayuran, sayuran segar, jeruk, beras, benih dan daun menta, cabe kering, buah dan jagung giling, dan sayuran buah.

Dikatakan Zainal, semua barang tersebut diselundupkan ke Indonesia secara ilegal. Mayoritas jenis sayuran, buah, bibit, hingga beras ini berasal dari negara-negara Asia seperti Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, China, Taiwan, dan Yemen.

Selain sayuran, adapula jenis bunga yang dikatakan masuk pada kategori langka. Seperti bunga anggrek dan corn seed. "Keduanya berasal dari Belanda dan Thailand," ujar Zainal.

Adapula jenis sitaan hasil bahan asal hewan yang masuk ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen seperti ceker ayam, daging bebek, nasi daging, daging ham, olahan daging.

"Serta beberapa olahan dari daging babi, seperti sosis, bakso, dendeng, dan cornet, yang kesemuanya berasal dari daging babi," tutur Zainal.

Untuk barang olahan hewan yang ilegal ini, berasal dari negara seperti China, Hong Kong, Taipe, Korea, dan Taiwan. Ribuan barang sitaan tersebut diamankan oleh petugas dan dimusnahkan dengan cara dibakar, dengan alat khusus berdiameter besar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Barang dan Jasa...
Daftar Barang dan Jasa yang Kena dan Tidak Kena PPN 12%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved