Penyaluran KCR Jabar capai Rp165 miliar
Kamis, 25 April 2013 - 16:48 WIB
Penyaluran KCR Jabar capai Rp165 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Sampai Maret 2013, program kredit cinta rakyat (KCR) telah mengcover pembiayaan bagi sekitar 5.404 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi di Jawa Barat (Jabar).
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Provinsi Jabar, Anton Gustomi mengatakan, sejak diluncurkan pada akhir 2011 sampai Maret 2013, dana KCR yang telah disalurkan mencapai Rp165 miliar. Dana tersebut terserap sekitar 5.404 pelaku UMKM dan koperasi di Jabar.
Pencapaian tersebut, menunjukkan serapan sampai 100 persen untuk dana KCR yang telah digulirkan Pemprov Jabar sebesar Rp165 miliar di akhir 2011. "Tapi awal 2013 ini, Pemprov Jabar kembali megucurkan KCR senilai Rp50 miliar. Tahun depan diharapkan ditambah lagi Rp100 miliar," katanya, Kamis (25/4/2013).
Dia menuturkan, program KCR yang dibandrol dengan bunga 9,3 persen merupakan komitmen Pemprov Jabar memberikan pinjaman kredit kepada pelaku usaha dengan bunga ringan. Selain itu, pelaku usaha juga bisa mendapatkan dana KCR tanpa menggunakan agunan, setelah Pemprov Jabar membentuk lembaga penjaminan simpanan (PT Jamkrida Jabar).
Menurut Anton, walaupun penyaluran kredit KCR cukup tinggi, namun pihaknya mampu menekan rasio kredit macet (nonperforming loan/NPL) sebesar 0,0045 persen.
Rendahnya rasio kredit macet, menunjukkan kepatuhan pelaku usaha membayar kredit melalui Bank BJB. NPL KCR, lebih rendah dari rata rata NPL kredit usaha rakyat (KUR) yang saat ini pada kisaran 7-8 persen.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Provinsi Jabar, Anton Gustomi mengatakan, sejak diluncurkan pada akhir 2011 sampai Maret 2013, dana KCR yang telah disalurkan mencapai Rp165 miliar. Dana tersebut terserap sekitar 5.404 pelaku UMKM dan koperasi di Jabar.
Pencapaian tersebut, menunjukkan serapan sampai 100 persen untuk dana KCR yang telah digulirkan Pemprov Jabar sebesar Rp165 miliar di akhir 2011. "Tapi awal 2013 ini, Pemprov Jabar kembali megucurkan KCR senilai Rp50 miliar. Tahun depan diharapkan ditambah lagi Rp100 miliar," katanya, Kamis (25/4/2013).
Dia menuturkan, program KCR yang dibandrol dengan bunga 9,3 persen merupakan komitmen Pemprov Jabar memberikan pinjaman kredit kepada pelaku usaha dengan bunga ringan. Selain itu, pelaku usaha juga bisa mendapatkan dana KCR tanpa menggunakan agunan, setelah Pemprov Jabar membentuk lembaga penjaminan simpanan (PT Jamkrida Jabar).
Menurut Anton, walaupun penyaluran kredit KCR cukup tinggi, namun pihaknya mampu menekan rasio kredit macet (nonperforming loan/NPL) sebesar 0,0045 persen.
Rendahnya rasio kredit macet, menunjukkan kepatuhan pelaku usaha membayar kredit melalui Bank BJB. NPL KCR, lebih rendah dari rata rata NPL kredit usaha rakyat (KUR) yang saat ini pada kisaran 7-8 persen.
(izz)
Lihat Juga :