Data pekerjaan akan picu pemotongan stimulus AS

Jum'at, 06 September 2013 - 14:51 WIB
Data pekerjaan akan...
Data pekerjaan akan picu pemotongan stimulus AS
A A A
Sindonews.com - Penciptaan lapangan kerja Amerika Serikat (AS) pada Agustus diperkirakan akan meningkat, menandakan kecepatan yang stabil dari pertumbuhan ekonomi. Hal ini akan memberikan keyakinan Federal Reserve untuk memulai pemotongan stimulus moneter besar-besaran, bulan ini.

Berdasarkan survei Reuters, yang dilansir Jumat (6/9/2013), pengusaha diperkirakan menambah 180.000 pekerjaan untuk gaji bulan lalu, setelah menciptakan 162.000 pada Juli. Sementara tingkat pengangguran terlihat stabil di angka terendah dalam empat setengah tahun, sebesar 7,4 persen.

Laporan pekerjaan AS dari Departemen Tenaga Kerja, akan memberikan bagian penting bagi Fed karena perdebatan masa depan program pembelian obligasi USD85 miliar per bulan, yang mengatur pasar keuangan dunia.

Para pembuat kebijakan dari bank sentral AS akan bertemu pada 17-18 September, yang secara luas diharapkan untuk mengecilkan pembelian obligasi dalam upaya mempertahankan suku bunga rendah dan meningkatkan pertumbuhan.

"Anda harus memiliki data ketenagakerjaan sangat miskin untuk benar-benar menunda rencana Fed. Namun, kita berpikir bahwa apa pun di atas 140.000 akan cukup bagi Fed untuk melancipkan (stimulus). Kami bahkan melihat tidak hanya akan lancip tetapi juga ukuran lonjong ," kata Thomas Costerg, ekonom AS dari Standard Chartered Bank, New York.

Jika perkiraan ekonom benar, laporan pekerjaan akan menyarankan ekonomi tetap pada jalur pertumbuhan yang stabil, meskipun tersandung pada awal kuarter ketiga.

Seperti diketahui, ekonomi AS di laju tahunan kuartal kedua tumbuh 2,5 persen, kecepatan yang biasanya dianggap cukup untuk menekan sedikit tingkat pengangguran. Banyak ekonom memperkirakan momentum percepatan pada paruh kedua tahun ini.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved