IHSG ditutup menguat ke 4.345,9
Selasa, 01 Oktober 2013 - 16:05 WIB
IHSG ditutup menguat ke 4.345,9
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari kedua pekan ini berakhir positif, yang naik 29,72 poin atau 0,69 persen ke level 4.345,9.
Pagi tadi, IHSG dibuka berhasil balik arah (rebound), dengan menguat 10,55 poin atau 0,24 persen ke level 4.326,73 dan pada akhir sesi I, IHSG naik 60,53 poin atau 1,4 persen ke level 4.376,70 didukung data September yang berhasil mencatat deflasi dan neraca perdagangan yang berhasil surplus.
Hari ini, posisi IHSG tertinggi berada di level 4.379,68, sedangkan terlemah di level 4.314,96. Sementara IHSG kemarin ditutup anjlok 107,54 poin atau 2,43 persen ke level 4.316,18 ditekan aksi jual investor asing.
Adapun Bursa kawasan Asia sore ini ditutup positif. Indeks Nikkei 225 naik 28,92 poin atau 0,20 persen ke level 14.484,72; Strait Times naik 12,47 atau 0,40 persen ke 3.180,96 dan Kospi naik 1,91 atau 0,10 persen ke 1.998,87.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,06 triliun dan volume perdagangan 3,66 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp246,23 miliar. Tercatat sebanyak 141 saham menguat, 110 melemah dan 108 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor menguat dengan penguatan tertinggi dipimpin sektor industri dasar yang naik 2,01 persen. Sedangkan yang melemah sektor tambang yang turun 0,79 persen dan aneka industri turun 1,71 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp950 ke Rp35.950, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp175 ke level Rp4.250 dan PT Perusahaan gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp100 ke level Rp5.300.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp50 ke level Rp7.000, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 ke Rp4.200 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp100 ke level Rp6.100.
Pagi tadi, IHSG dibuka berhasil balik arah (rebound), dengan menguat 10,55 poin atau 0,24 persen ke level 4.326,73 dan pada akhir sesi I, IHSG naik 60,53 poin atau 1,4 persen ke level 4.376,70 didukung data September yang berhasil mencatat deflasi dan neraca perdagangan yang berhasil surplus.
Hari ini, posisi IHSG tertinggi berada di level 4.379,68, sedangkan terlemah di level 4.314,96. Sementara IHSG kemarin ditutup anjlok 107,54 poin atau 2,43 persen ke level 4.316,18 ditekan aksi jual investor asing.
Adapun Bursa kawasan Asia sore ini ditutup positif. Indeks Nikkei 225 naik 28,92 poin atau 0,20 persen ke level 14.484,72; Strait Times naik 12,47 atau 0,40 persen ke 3.180,96 dan Kospi naik 1,91 atau 0,10 persen ke 1.998,87.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,06 triliun dan volume perdagangan 3,66 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp246,23 miliar. Tercatat sebanyak 141 saham menguat, 110 melemah dan 108 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor menguat dengan penguatan tertinggi dipimpin sektor industri dasar yang naik 2,01 persen. Sedangkan yang melemah sektor tambang yang turun 0,79 persen dan aneka industri turun 1,71 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp950 ke Rp35.950, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp175 ke level Rp4.250 dan PT Perusahaan gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp100 ke level Rp5.300.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp50 ke level Rp7.000, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 ke Rp4.200 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp100 ke level Rp6.100.
(rna)
Lihat Juga :