Terbitkan obiligasi, Bank Sulselbar incar dana Rp500 M

Minggu, 03 November 2013 - 16:18 WIB
Terbitkan obiligasi,...
Terbitkan obiligasi, Bank Sulselbar incar dana Rp500 M
A A A
Sindonews.com - Untuk mengembangkan ekspansi, Bank Sulselbar mengincar dana Rp500 miliar melalui penawaran obligasi.

Direktur Bank Sulselbar, Ellong Tjandra mengatakan, rencananya penawaran obligasi akan dilakukan pada 2014. Pelepasan obligasi tersebut merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilakukan pada 30 April 2011.

"Jumlah emisi yang rencananya ditawarkan sama dengan yang lalu sekitar Rp500 miliar. Kebijakan kami memang lebih memilih obligasi dibanding dengan Initial Public Offering (IPO)," ungkap Ellong Tjandra, akhir pekan lalu.

Dia mengatakan, baik obligasi maupun IPO befungsi untuk penambahan modal. Hanya saja pihaknya enggan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingat situasi ekonomi yang belum tentu bagus.

Sepanjang kuartal III/2013, Bank Sulselbar membukukan laba bersih Rp260,23 miliar atau naik 9,82 persen dibanding dengan perolehan periode yang sama 2012 sebesar Rp234,68 miliar. Hal tersebut seiring dengan adanya peningkatan pada pendapatan bunga bersih perseroan sebesar 21,31 persen.

Sementara, untuk rasio tingkat NPL perseroan disepanjang kuartal III/2013 tercatat turun menjadi 0,42 persen dari periode sama 2012 sebesar 0,61 persen. Sedangkan untuk net interest margin (NIM) naik menjadi 10,57 persen di kuartal III/2013 dari sebelumnya 9,18 persen.

Untuk biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) turun tipis menjadi 63,37 persen dari 63,56 persen, dan loan to deposit ratio (LDR) turun menjadi 74,24 persen dari 78,73 persen. Adapun perolehan dana pihak ketiga (DPK) perseroan di kuartal III/2013 naik sekitar 39 persen menjadi Rp8,46 triliun.

Seperti diketahui, untuk pelepasan surat utang 2011, dana sebesar Rp500 miliar dibagi menjadi beberapa jenis yaitu obligasi Bank Sulsel IA dan B sebesar Rp400 miliar. Sedangkan Rp100 miliar ditawarkan dalam bentuk sukuk mudharabah. Jatuh tempo untuk obligasi A selama tiga tahun, sedangkan seri B selama lima tahun.

"Kami akan sharing dulu kapan waktu pelepasan obligasi dilakukan. Yang pasti respon yang pertama sangat menggembirakan, dan kami optimis yang kedua juga akan seperti itu," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tito Karnavian Menaruh...
Tito Karnavian Menaruh Harapan Besar ke Bank Pembangunan Daerah
Tito Karnavian Wanti-wanti...
Tito Karnavian Wanti-wanti Jangan Sampai Ada Konspirasi Kepala Daerah dan BPD
Purbaya Diserbu BPD...
Purbaya Diserbu BPD Ingin Jatah Penempatan Dana Pemerintah Rp275 Triliun
Undian Simpeda Sukses...
Undian Simpeda Sukses Digelar di Simalungun, Bank Jatim Konsisten Jadi Penghimpun Dana Terbesar
Bank Jatim Jajaki Kerja...
Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB dengan Bank Banten
Perkuat KUB, Bank Jatim...
Perkuat KUB, Bank Jatim Teken MoU dan NDA dengan Bank NTT
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
10 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
28 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
41 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
1 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved