Astra: Karyawan adalah aset berharga kami

Minggu, 10 November 2013 - 14:40 WIB
Astra: Karyawan adalah...
Astra: Karyawan adalah aset berharga kami
A A A
Sindonews.com - Presiden Direktur PT Astra Internasional Tbk (ASII) Prijono Sugiarto mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) meskipun pendapatan tengah menurun sementara tuntutan akan kenaikan upah terus digaungkan.

"Penurunan pendapatan, penurunan laba Astra ini tidak sesuatu kami perkirakan, tapi kita udah perkirakan. Seperti turunnya harga CPO, dan harga batubara, lalu jual alat berat yang turun 39 persen. Tapi kita harus tahu keadaan ini akan berlanjut 1 tahun kedepan," ungkap Prijono di Holliday Inn, Bandung, Jumat (8/11/2013) malam.

Prijono menegaskan, bagi perseroan, karyawan yang saat ini jumlahnya mencapai 190 ribu orang tersebut dianggap sebagai aset berharga bagi perusahaan sehingga perusahaan akan menjaga baik-baik segala aset yang dimilikinya.

"Jangan lupa even karyawan sekecil apa pun di Astra itu aset. Kami karyawannya sudah 190 ribu, dan mereka sudah ada yang keluarga. Ini adalah domino efek kalau sampai terjadi apa-apa," jelasnya.

Untuk menjaga aset perusahaan yakni karyawan, Prijono mengaku, pihaknya tidak hanya sebatas memberikan UMP kepada para karyawannya melainkan tunjangan-tunjangan lain.

"Rata-rata pegawai kami juga mendapat lembur jadi tidak hanya dapat UMP, lembur dan akhir tahun dapat bonus. Di kita hampir enggak ada yang cuma terima UMP. Jadi sama-sama enak kitalah," katanya.

Lanjut Prijono mengungkapkan, komunikasi yang baik antara karyawan dan pimpinan perlu dijaga agar kerikil-kerikil di dalam perusahaan bisa diatasi dengan baik.

"Tenaga kerja menurut saya walaupun ada kerikil-kerikil, di kami nampak-nampaknya lebih adem. Bukan kami jumawa, karena kita selalu berkomunikasi. Kalau kita lebih baik secara perseroan akan bisa memberikan imbalan yang baik juga kepada karyawan," pungkasnya.
(gpr)
Berita Terkait
Berkreasi dan Berinovasi...
Berkreasi dan Berinovasi Membantu Astra Lewati Masa Pandemi 2020
Naik 20%, Penjualan...
Naik 20%, Penjualan Mobil Grup Astra Tembus 413.464 Unit per September 2022
Bukan Virgin Biasa,...
Bukan 'Virgin' Biasa, VCO Inovasi Bambang Bantu Perbaikan Gizi Anak Parigi Moutong
Kembangkan Inovasi,...
Kembangkan Inovasi, Astra Tetapkan 23 Finalis yang Inspiratif
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Raih Laba Rp21,70 Triliun,...
Raih Laba Rp21,70 Triliun, Astra Tebar Dividen Rp8,66 Triliun
Berita Terkini
Mengakali Tarif Impor...
Mengakali Tarif Impor Terbaru Trump, Industri Tekstil Sebut Bisa dengan Kapas
1 jam yang lalu
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
3 jam yang lalu
Awasi Efek Lanjutan...
Awasi Efek Lanjutan Tarif AS, Baja Impor Bisa Membanjiri Pasar RI
3 jam yang lalu
Pemimpin ASEAN Bersatu...
Pemimpin ASEAN Bersatu Respons Tarif Impor Terbaru AS
4 jam yang lalu
Respons Tarif Trump...
Respons Tarif Trump Terbaru, Industri Galangan Kapal Butuh Kebijakan Impor Friendly
5 jam yang lalu
Pembayaran Retribusi...
Pembayaran Retribusi Jakarta Kini Bisa Lewat Aplikasi, QRIS dan Gerai Ritel
5 jam yang lalu
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved