DAJK meng-upgrade mesin kapasitas dua kali lipat

Senin, 11 November 2013 - 17:52 WIB
DAJK meng-upgrade mesin...
DAJK meng-upgrade mesin kapasitas dua kali lipat
A A A
Sindonews.com - Presiden Direktur PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) Andreas Chaiyadi Karwandi mengatakan, adanya pertumbuhan sektor barang konsumsi, mulai dari industri makanan dan minuman sampai ke barang elektronik konsumen, akan turut serta meningkatkan permintaan terhadap produk kemasan.

“Untuk itu, kami selalu akan meng-upgrade mesin lama jadi baru sehingga kapasitas bisa naik dua kali lipat. Dalam tiga tahun kebelakang saja, permintaan dari customer meningkat,” ujar dia di sela-sela site visit ke pubrik DAJK di Tangerang, Senin (11/11/2013).

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk mendukung ekspansi dan rencana bisnis ke depan, perseroan menyiapkan belanja modal pada 2013 dan 2014 sekitar Rp450 miliar.

Menurut Andreas, dana capex yang sebagian berasal dari kas internal dan hasil IPO nanti akan digunakan untuk pembelian mesin-mesin baru. “Namun, hingga saat ini kami sudah realisasikan capex sekitar Rp100 miliar,” tandasnya.

Perlu diketahui, perseroan memiliki dua divisi, corrugated carton dan offset printing, yang keduanya memasok produk-produk kemasan untuk berbagai industri. Sektor penggerak utama perseroan adalah sektor makanan dan minuman, telekomunikasi, dan kosmetik.

Ketiga sektor ini menyumbang sebagian besar pendapatan perseroan. Menurut Andreas, food dan beverages menyumbang pendapatan perseroan paling besar mencapai 70 persen.

Dia melanjutkan, beberapa brand ternama yang merupakan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia baik dalam industri makanan minuman, telekomunikasi serta farmasi telah menjadi pelanggan setia perseroan. Sejauh ini DAJK telah mempunyai sekitar 200 konsumen.

“Bagi perusahaan di sektor makanan dan minuman, ketepatan produksi kemasan produk sangat penting bagi keseluruhan rantai distribusi produk makanan dan minuman,” ungkap dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Aneka Gas Industri...
PT Aneka Gas Industri Berubah Nama Jadi PT Samator Indo Gas
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Menambang Emas, Nikel...
Menambang Emas, Nikel dan Bauksit Bikin Antam Habiskan Duit Rp3,69 M di Februari 2021
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Eks GM UBPPLM PT Antam...
Eks GM UBPPLM PT Antam Dody Martimbang Didakwa Melakukan Korupsi Rp100,8 Miliar
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
12 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved