Ini saran Hatta supaya rupiah kinclong

Selasa, 21 Januari 2014 - 11:27 WIB
Ini saran Hatta supaya...
Ini saran Hatta supaya rupiah kinclong
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengimbau kepada para eksportir agar menaruh keuntungannya di perbankan dalam negeri ketimbang melarikannya ke perbankan luar negeri.

Hatta mengatakan, hal tersebut harus dilakukan agar nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali menguat dan stabil.

"Taruh saja (keuntungannya) di perbankan dalam negeri, maka rupiah kita akan kinclong luar biasa. Esensi ini akan menolong nilai tukar kita," ujar Hatta dalam acara Indonesia Investor Forum 3 di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (21/1/2014).

Hatta menyebut, ekspor Indonesia tiap bulannya mencapai USD15 miliar dan dengan menempatkan keuntungan eksportir di perbankan domestik, maka akan meringankan tugas Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

"Dengan itu, kita akan memiliki kekuatan karena BI tidak akan repot. Itu artinya, USD1,5 miliar atau 20 persen dari ekspor akan masuk di perbankan kita," tutur Hatta.

Sekedar informasi, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.122 per USD atau terdepresiasi 12 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.110 per USD.

Namun, nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp12.110 per USD. Posisi ini menguat 3 poin dari penutupan Senin (20/1/2014) di level Rp12.113 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
52 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved