Emas dipertaruhkan ke level tertinggi dalam 14 bulan

Senin, 03 Maret 2014 - 19:07 WIB
Emas dipertaruhkan ke...
Emas dipertaruhkan ke level tertinggi dalam 14 bulan
A A A
Sindonews.com - Hedge fund mengangkat taruhan bullish emas ke level tertinggi dalam lebih dari 14 bulan di tengah meningkatnya kekhawatiran pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) melemah.

Commodity Futures Trading Commission AS menunjukkan, posisi net-long naik 25 persen menjadi 113.911 di bursa berjangka dan opsi dalam pekan yang berakhir 25 Februari 2014, tertinggi sejak Desember 2012.

Kepemilikan net-bullish di 18 komoditas yang diperdagangkan di AS naik 16 persen menjadi 1,45 juta, kontrak terbesar sejak April 2011.

Investor kembali untuk emas setelah pasar bear pada 2013 mendorong harga 6,6 persen lebih tinggi pada bulan lalu, terbesar sejak Juli. Ekonomi AS tumbuh pada kecepatan lebih lambat di kuartal keempat dari perkiraan sebelumnya, memberikan momentum ekspansi menuju 2014.

Yuan China turun paling tajam pada catatan 28 Februari, menambah kekhawatiran pertumbuhan pasar negara berkembang dan memacu permintaan untuk aset alternatif.

"Ada beberapa keprihatinan utama erosi dari ekonomi AS," kata Jeffrey Sica, yang membantu mengawasi lebih dari USD1 miliar aset presiden Sica Wealth Management di Morristown, New Jersey, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (3/3/2014).

"Devaluasi mata uang akan terus berlanjut, dan itu akan lebih mempercepat apresiasi positif dari emas. Seperti yang kita lihat lebih banyak kesulitan keluar dari China dan pasar negara berkembang, itu akan menjadi lebih dari sebuah investasi safe haven daripada yang terjadi di tahun terakhir," tambahnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
55 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Jika Berperang, Angkatan...
Jika Berperang, Angkatan Darat Inggris Bisa Musnah dalam 6 Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved