BCA tak terpengaruh aksi pembobolan ATM Rp1,2 M

Rabu, 05 Maret 2014 - 18:24 WIB
BCA tak terpengaruh...
BCA tak terpengaruh aksi pembobolan ATM Rp1,2 M
A A A
Sindonews.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Februari digegerkan dengan aksi pembobolan mesin ATM BCA yang dilakukan oleh sindikat pencurian data dan pembobol ATM.

Pelaku yang berjumlah 21 orang ini diduga merupakan jaringan sindikat dari Malaysia. Mereka berhasil membobol ATM milik 112 nasabah Bank BCA dengan total nilai Rp1,2 miliar.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, kerugian akibat kasus pembobolan ATM Februari tidak terlalu memengaruhi pencapaian kinerja usaha dan keuangan BCA.

"Kerugian akibat pembobolan itu sangat insignifikan, itu kecil sekali," kata Jahja saat konferensi pers di Baliroom Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (5/3/2014).

Menurutnya, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi BCA. Dia menilai kerja sama dengan pihak kepolisian perlu ditingkatkan. Pemberian edukasi kepada nasabah pun harus selalu dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, BCA mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 22 persen menjadi Rp14,3 triliun pada 2013 dibanding 2012 sebesar Rp11,7 triliun.

Naiknya laba bersih perusahaan didukung pendapatan bunga bersih juga meningkat sebesar 24,4 persen menjadi Rp26,4 triliun. Naiknya pendapayan ditopang oleh yield aset produktif yang lebi h tinggi dan pertumbuhan kredit yang berkelanjutan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Digelar Satu Bulan,...
Digelar Satu Bulan, BCA Expoversary Online 2021 Gaet 1 Juta Pengunjung
Bank Royal Ganti Nama...
Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
BCA Kanwil IV Catatkan...
BCA Kanwil IV Catatkan Laba Rp1,46 Triliun
Permudah Layanan kepada...
Permudah Layanan kepada Nasabah, BCA Relokasi KCU Metro
BCA Ajak Desa Binaan...
BCA Ajak Desa Binaan Lestarikan Lingkungan Lewat Pengelolaan Sampah
Kuartal I 2020, BCA...
Kuartal I 2020, BCA Kantongi Laba Bersih Rp6,6 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved