ESDM beri rekemondasi SPE Freeport dan Newmont

Jum'at, 11 April 2014 - 17:38 WIB
ESDM beri rekemondasi...
ESDM beri rekemondasi SPE Freeport dan Newmont
A A A
Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam waktu dekat akan memberikan rekomendasi bagi perusahaan pemegang Kontrak Karya (KK) PT Frereport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), guna mendapatkan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Kementerian ESDM sebelumnya telah memberikan rekomendasi serupa kepada kedua perusahaan tambang raksasa itu agar diberikan status Eksportir Terdaftar (ET) oleh Kemendag. Kini, Freeport dan Newmont telah mengantongi ET untuk kemudian dilanjutkan mendapatkan SPE.

"Dalam waktu seminggu ke depan kami bakal berikan rekomendasi untuk mendapatkan SPE bagi Freeport dan Newmont," kata Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Sukhyar di kantor Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Menurutnya, dengan memberikan rekomendasi tersebut, maka proses persetujuan penerbitan SPE ditentukan Kemendag. Secara otomatis, jika SPE diterbitkan, kedua peruasahaan itu telah menyepakati besaran Bea Keluar (BK).

Menteri Keungan Chatib Basri menyebutkan, besaran BK yang ditentukan bagi perusahaan tambang yang ingin melakukan ekspor konsentrat tahun ini mencapai 20-25 persen. BK akan dikenakan secara progresif di tahun berikutnya yakni sebesar 30-45 persen, sementara di 2016 sebesar 50-60 persen.

Sukhyar menganggap pemberian izin ekspor konsentrat perlu melalui beberapa proses. "Jadi tidak hanya dapat ET dia langsung bisa ekspor konsentrat. Ini perlu melalui proses panjang. ET itu hanya sebatas registrasi bahwa perusahaan ini akan ekspor. Harus ada SPE jika mereka ingin ekspor konsentrat," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan RUU Minerba...
DPR Sahkan RUU Minerba Jadi UU, Firnando: Kado Buat Rakyat
Aksi Teatrikal Tolak...
Aksi Teatrikal Tolak Revisi UU Minerba
Banyak Kendala, Realisasi...
Banyak Kendala, Realisasi Investasi Minerba Baru Rp1,38 Triliun
Poin Penting Harmonisasi...
Poin Penting Harmonisasi RUU Minerba dengan Omnibus Law Disepakati
Revisi UU Minerba Resmi...
Revisi UU Minerba Resmi Ditetapkan Sebagai Undang-Undang
Taipan Batubara Disebut...
Taipan Batubara Disebut Muluskan Jalan Pengesahan UU Minerba
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
17 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
24 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
28 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved