Jateng Terus Perluas Produktivitas Bawang Merah

Rabu, 06 Agustus 2014 - 10:10 WIB
Jateng Terus Perluas...
Jateng Terus Perluas Produktivitas Bawang Merah
A A A
SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng tidak ingin menggantungkan produksitivitas budi daya bawang merah di Kabupaten Brebes. Oleh sebab itu pemerintah saat ini terus berusaha untuk memperluas budi daya bawang merah ke daerah lain.

Kepala Sie Sayuran dan Tanaman Obat Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dispertan TPH) Jateng Ani Mulyani, budidaya bawang merah di Jawa Tengah terus diperluas guna mendukung produktivitas daerah dari sentra utama di Kabupaten Brebes.

Dia mengatakan, wilayah budi daya lain yang terus ditambah dan dikembangkan diantaranya di Kendal, Demak, Pati dan daerah pantura lainnya. “Pengembangan ini semata-mata untuk menopang produksi dari kabupaten Brebes,” katanya, Rabu (6/8/2014).

Budidaya bawang merah kata Ani, saat ini pembudidayaan bawang merah tidak semata memperluas lahan, tetapi juga hasil panen yang berkualitas sehingga memperkuat pasar. Untuk melakukan hal itu kata sambungnya, pihaknya telah melakukan pendampingan dan pelatihan lapangan untuk petani.

Di jelaskannya, produksi bawang merah pada 2013 mencapai 419.470 ton mengalami peningkatan 9,8% dari hasil panen 2012. Lonjakan produksi itu dipengaruhi meningkatnya produktivitas 0,77 ton per hektare atau 7,21% dan perluasan area panen 887 Ha atau 2,4% dari tahun sebelumnya.

Sementara itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Prossentase produksi bawang merah Provinsi Jawa Tengah tahun 2013 untuk Kabupaten Brebes dan 34 (tiga puluh empat) kabupaten/kota lainnya masing-masing sebesar 72,65 persen dan 25,35 persen.

Selama periode 2011-2013, produksi dan luas panen tertinggi di Kabupaten Brebes dicapai pada tahun 2013, dimana produksi mencapai 304,76 ribu ton dan luas panen mencapai 24,91 ribu hektar atau sebesar 12,23 ton per hektar dan 9,72 ton per hektar.

“Produksi tertinggi di 34 (tiga puluh empat) kabupaten/kota lainnya dicapai pada tahun 2012, dimana produksi mencapai 122,81 ribu ton dan luas panen tertinggi dicapai tahun 2012 mencapai 12,70 ribu hektar,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Jam Jam Zamachsyari.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
15 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Rp100.000 per Kg, Wamendag Salahkan Cuaca
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved