Didukung Aksi Beli, IHSG Menguat Tertinggi di Asia
Selasa, 11 November 2014 - 16:16 WIB
Didukung Aksi Beli, IHSG Menguat Tertinggi di Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini berakhir berhasil bertahan di teritori hijau dan menguat tertinggi di Asia. IHSG melonjak 66,90 poin atau 1,35% ke level 5.032,28.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat (rebound) didukung positifnya bursa global. IHSG menguat 3,61 poin atau 0,07% ke level 4.976,48.
Pada akhir sesi I, IHSG berakhir menembus level psikologis 5.000. IHSG menguat dan parkir di level 5.029,94. Sementara IHSG kemarin ditutup merosot 14,57 poin atau 0,29% ke level 4.972,87.
Pelemahan itu di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia mayoritas ditutup variatif.
Indeks Nikkei 225 melonjak 343,58 poin atau 2,05% ke level 17.124,11; indeks Hang Seng menguat 63,58 poin atau 0,27% ke 23.808,28; indeks Shanghai turun 4,00 poin atau 0,16% ke 2.469,67; dan indeks Straits Times minus 10,59 poin atau 0,32% ke 3.290,41.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,96 triliun dengan 4,85 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp965,86 miliar. Tercatat 205 saham naik, 107 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya ditutup menguat. Sektor dengan penguatan terbesar adalah infrastruktur yang melonjak 2,16%, diikuti aneka industri naik 1,92%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp250 menjadi Rp6.975, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp200 menjadi Rp6.025, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp25 menjadi Rp6.650.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp600 menjadi Rp60.200, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp450 menjadi Rp25.750, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp55 menjadi Rp2.145.
(Baca: 212 Saham Menguat, IHSG Tembus Level 5.029)
IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat (rebound) didukung positifnya bursa global. IHSG menguat 3,61 poin atau 0,07% ke level 4.976,48.
Pada akhir sesi I, IHSG berakhir menembus level psikologis 5.000. IHSG menguat dan parkir di level 5.029,94. Sementara IHSG kemarin ditutup merosot 14,57 poin atau 0,29% ke level 4.972,87.
Pelemahan itu di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia mayoritas ditutup variatif.
Indeks Nikkei 225 melonjak 343,58 poin atau 2,05% ke level 17.124,11; indeks Hang Seng menguat 63,58 poin atau 0,27% ke 23.808,28; indeks Shanghai turun 4,00 poin atau 0,16% ke 2.469,67; dan indeks Straits Times minus 10,59 poin atau 0,32% ke 3.290,41.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,96 triliun dengan 4,85 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp965,86 miliar. Tercatat 205 saham naik, 107 saham melemah dan 81 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya ditutup menguat. Sektor dengan penguatan terbesar adalah infrastruktur yang melonjak 2,16%, diikuti aneka industri naik 1,92%.
Adapun saham yang menguat, diantaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp250 menjadi Rp6.975, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp200 menjadi Rp6.025, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp25 menjadi Rp6.650.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp600 menjadi Rp60.200, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp450 menjadi Rp25.750, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp55 menjadi Rp2.145.
(Baca: 212 Saham Menguat, IHSG Tembus Level 5.029)
(rna)
Lihat Juga :