Dow Jones Cetak Rekor Didukung Saham Wal-Mart

Jum'at, 14 November 2014 - 09:06 WIB
Dow Jones Cetak Rekor...
Dow Jones Cetak Rekor Didukung Saham Wal-Mart
A A A
NEW YORK - Indeks Dow Jones pada perdagangan kamis waktu setempat berhasil mencetak rekor baru didorong keuntungan Wal-Mart, tapi indeks S&P 500 hanya naik tipis karena susustnya saham energi dipicu menurunnya harga minyak.

Sektor energi memangkas kerugian di akhir sesi setelah Dow Jones melaporkan Halliburton dalam pembicaraan untuk membeli Baker Hughes. Halliburton berakhir naik 1% setelah sebelumnya jatuh 4,6%, sementara Baker Hughes melesat 15,3% ke USD58,75.

Sementara Saham-saham energi lainnya turun karena harga minyak mentah brent anjlok ke bawah USD78 per barel, sementara minyak mentah AS jatuh 3,6% menjadi USD74,39, terendah dalam lebih dari empat tahun.

Saham Wal-Mart ditutup naik 4,7% menjadi USD82,94 setelah membukukan penjualan yang lebih tinggi untuk kali pertama dalam tujuh kuartal.

"Wal-Mart menunjukkan kekuatan, menyeimbangkan dengan terkoreksinya saham energi. Sementara kita menunggu saham konsumen lainnya naik, harga saham energi yang terkoreksi menjadi penghambat," kata Kepala Strategi Pasar di Wunderlich Securities Art Hogan seperti dilansir dari Reuters, Jumat (14/11/2014).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 40,59 poin atau 0,23% ke 17.652,79; indeks S&P 500 naik 1,08 poin atau 0,05% ke 2.039,33; dan Nasdaq Composite menguat 5,01 poin atau 0,11% ke 4.680,14.

Volume transaksi di bursa Amerika Serikat mencapai 6,4 miliar. Jumlah itu di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 6,55 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved