DBS Indonesia Targetkan Bisnis Wealth Management 17,5%

Kamis, 18 Desember 2014 - 13:12 WIB
DBS Indonesia Targetkan...
DBS Indonesia Targetkan Bisnis Wealth Management 17,5%
A A A
JAKARTA - PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) menargetkan pertumbuhan bisnis wealth management sebesar 17,5%.

Head of Wealth Management PT Bank DBS Indonesia Widrawan Hindrawan menuturkan, pada awal semester I tidak terlalu kondusif akibat kondisi pasar. Sementara, pada semester II tumbuh pesat mencapai 12,70%.

"Sementara, untuk akhir ini kita akan mencapai 17,5% dan pertumbuhan tahun depan akan di atas 20%," terangnya.

Kedati demikian, sejumlah tantangannya sudah dimulai sejak Desember tahun ini. Tantangan tersebut umunya datang dari global, sementara dari domestik fundamental ekonomi di Indonesia masih optimis.

"Kita melihat mata uang dolar Amerika Serikat (USD), tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga BI. Ketika ketiga faktor itu optimis maka BWM (Businees Wealth Management) akan meningkat," kata Widrawan.

Saat ini, total nasabah (councelar banking) sekitar 32.000 dan jumlah nasabah prioritas (wealth management) sebanyak satu per tiga. Sementara lebih dari 50% merupakan qualified nasabah yang berpotensi akan menjadi nasabah prioritas.

"Dari nasabah prioritas, kita menargetkan akan meningkat 10%-15% untuk 2015," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DBS Indonesia Kenalkan...
DBS Indonesia Kenalkan Solusi Terbaru Layanan Perbankan Korporasi Digital
DBS Treasures Kian Gencar...
DBS Treasures Kian Gencar Bidik Nasabah Milenial HNWI
DBS Indonesia Koleksi...
DBS Indonesia Koleksi 3 Award Internasional di Paruh Pertama 2020
DBS Treasures Private...
DBS Treasures Private Client Rangkul Nasabah dan Penerus
Singkirkan Bank-Bank...
Singkirkan Bank-Bank AS, Bank Asal Singapura Ini Dinobatkan Sebagai Bank Terbaik
Luncurkan Green Saving,...
Luncurkan Green Saving, DBS Ajak Masyarakat Menabung Sekaligus Berdonasi untuk Petani Kakao
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved