DBS Indonesia Yakin Asuransi Tumbuh 25% di 2015

Kamis, 18 Desember 2014 - 14:55 WIB
DBS Indonesia Yakin...
DBS Indonesia Yakin Asuransi Tumbuh 25% di 2015
A A A
JAKARTA - PT Bank DBS Indonesia meyakini, bahwa asuransi DBS pada tahun depan akan tumbuh 25%.

Head of Wealth Management‎ DBS Indonesia Windrawan Hindrawan mengatakan, peluang sektor asuransi diyakini akan terus berkembang pesat mengingat masih sedikitnya penduduk Indonesia yang menggunakan layanan jasa ini.

"Tahun depan, sektor asuransi akan meningkat 25%. Saat ini kita telah kerja sama dengan pihak lain seperti Manulife, Aviva, Panin, juga AIA," kata dia di Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Dia munuturkan, sSaat ini DBS Indonesia memiliki arsitektur yang sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan bank-bank lain. ‎Ini untuk memastikan bahwa DBS sangat aktif dalam meningkatkan pertumbuhan nasabah asuransi.

Seperti diketahui, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) merilis pada 12 September 2014, total pendapatan asuransi meningkat 30,2%. Ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan jasa perlindungan dan penjaminan semakin meningkat.

‎"Saya melihat, setiap orang akan memerlukan asuransi. Saat ini penetrasi di dalam jumlah nasabah belum terlalu besar sehingga potensi sangat besar ke depan," terang Windrawan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DBS Indonesia Kenalkan...
DBS Indonesia Kenalkan Solusi Terbaru Layanan Perbankan Korporasi Digital
DBS Treasures Kian Gencar...
DBS Treasures Kian Gencar Bidik Nasabah Milenial HNWI
DBS Indonesia Koleksi...
DBS Indonesia Koleksi 3 Award Internasional di Paruh Pertama 2020
DBS Treasures Private...
DBS Treasures Private Client Rangkul Nasabah dan Penerus
Singkirkan Bank-Bank...
Singkirkan Bank-Bank AS, Bank Asal Singapura Ini Dinobatkan Sebagai Bank Terbaik
Luncurkan Green Saving,...
Luncurkan Green Saving, DBS Ajak Masyarakat Menabung Sekaligus Berdonasi untuk Petani Kakao
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved