BKPM Dorong Tingkatkan Konsumsi Daging Sapi

Senin, 12 Januari 2015 - 18:41 WIB
BKPM Dorong Tingkatkan...
BKPM Dorong Tingkatkan Konsumsi Daging Sapi
A A A
JAKARTA - Deputi BKPM Promosi Penanaman Modal Himawan Hariyoga mengatakan, peluang peningkatan realisasi investasi di sektor industri peternakan akan sangat besar.

Namun, perlu didorong karena konsumsi per kapita daging dan susu masih relatif rendah. Diperkirakan akan terus meningkat sejalan pertumbuhan jumlah penduduk dan tingkat pendapatan masyarakat.

"Sektor ini sangat berperan untuk mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan yang diprioritaskan pemerintah. Di samping kontribusinya yang besar dalam penyerapan tenaga kerja, penciptaan nilai tambah dan pembangunan daerah khususnya di luar Jawa," jelasnya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (12/1/2015).

Sementara, kontribusi sektor peternakan dan hasil olahannya dalam total PDB Indonesia 2013 mencapai Rp165 triliun atau 1,8% dari total PDB.

"Pertumbuhan PDB sektor ini selama 10 tahun terakhir tumbuh 3,7% juga masih di bawah rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,8%," tutur dia.

Sekedar informasi, BKPM mencatat total realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di bidang peternakan sapi serta industri pengolahannya (termasuk daging dan sapi) pada periode 2010-2014 kuartal III mencapai Rp39,5 triliun.

Terdiri dari PMDN kuartal III 2014 sebesar Rp832 miliar, jauh lebih kecil dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp2,8 triliun. Sementara realisasi PMA sebesar USD577 juta, sedikit menurun dari tahun sebelumnya USD674 juta.

Tercatat dalam periode 2010-2014 kuartal III jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor industri pengolahan tersebut mencapai lebih dari 277 ribu orang.

Sebesar 54% di antaranya diserap PMA. Sementara dari segi lokal investasi sebesar 57% total nilai PMDN dan PMA di sektor industri ini berlokasi di luar Jawa dan sisanya 43% di Jawa.

"Singapura, Swiss, Inggris, British Virgin Island dan Malaysia merupakan lima negara investor terbesar di kelompok sektor ini," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
18 menit yang lalu
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
32 menit yang lalu
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
44 menit yang lalu
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
1 jam yang lalu
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
1 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved