Importir Ponsel Wajib Bangun Pabrik Perakitan Tahun Ini

Kamis, 22 Januari 2015 - 11:18 WIB
Importir Ponsel Wajib...
Importir Ponsel Wajib Bangun Pabrik Perakitan Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Importir telepon selular (ponsel) di Tanah Air diwajibkan membangun pabrik perakitan pada akhir 2015 untuk menekan angka impor ponsel.

Sementara kewajiban tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Perdagangan Nomor 82 tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Selular.

"Sesuai Permendag, setelah tiga tahun importir akan dievaluasi dan diwajibkan untuk bangun pabrik di Indonesia,” kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito dikutip dari laman resmi Setkab, Kamis (22/1/2015).

Dia menjelaskan, bagi importir yang belum memiliki pabrik perakitan pada akhir tahun ini, maka izin Importir Terdaftarnya (IT) akan dicabut Kemendag.

Adapun importir yang akan membangun pabrik perakitan ponsel di Indonesia berasal dari Korea Selatan dan China. Produsen ponsel asal Korea Selatan, Samsung telah berinvestasi USD20 juta untuk membangun pabrik di Indonesia. Pabrik yang dibangun memiliki kapasitas 1 juta unit ponsel per bulan.

Selain itu, produsen ponsel asal China, Oppo juga berinvestasi sebesar USD30 juta untuk mendirikan pabrik di Tangerang. Pabrik Oppo yang ditargetkan beroperasi pada Maret 2015 ini memiliki kapasitas produksi 500 ribu unit ponsel per bulan.

Menurut Warsito, importir ponsel dapat bekerja sama dengan perusahaan domestik untuk melakukan perakitan ponsel, seperti yang dilakukan produsen ponsel Haier. Untuk memproduksi ponselnya, Haier melakukan kerja sama dengan pabrik milik Sanyo.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah Perlu Sinkronkan Aturan Impor Bawang Putih
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Berita Terkini
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
16 menit yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
34 menit yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
1 jam yang lalu
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
1 jam yang lalu
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
1 jam yang lalu
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
2 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved