OJK Incar Kredit Rp4.352 Triliun Tahun Ini
Jum'at, 13 Februari 2015 - 06:31 WIB
OJK Incar Kredit Rp4.352 Triliun Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap pertumbuhan kredit pada 2015 mencapai Rp4.352 triliun. Saat ini, kondisi likuiditas perbankan masih terjaga meski terdapat peningkatan potensi risiko.
"Ini perlu tetap diwaspadai, masih tingginya ketergantungan terhadap dana pendanaan non inti dan deposan inti. Sementara rasio kecukupan investasi asuransi masih memadai," ujar Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan III Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irwan Lubis, Kamis (12/2/2015).
Ke depan, lanjut dia, dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) pada 2015, OJK menargetkan aset perbankan tumbuh sekitar 15,29% atau naik Rp851 triliun. Sehingga, total aset secara keseluruhan hingga akhir 2015 dapat mencapai Rp6.416 triliun.
"Sisi intermediasi, penyaluran kredit akan tumbuh 16,43%, di mana secara nominal ditargetkan kredit naik sekitar Rp614 triliun," katanya.
Menurut Irwan, pertumbuhan kredit tahun ini masih bagus. Pasalnya, Loan to Deposit Ratio (LDR) masih sekitar 89-90% atau masih di bawah 2%.
Berdasarkan kelompok bank, ditargetkan pertumbuhan kredit masih besar, yakni pada bank buku I dan II. Di mana target kredit pada buku I diharapkan bisa tumbuh sekitar 23%, dan buku II sekitar 18,9%. Sementara buku III dan buku IV masing masing bisa tumbuh sekitar 13,9% dan 16%.
"Ini perlu tetap diwaspadai, masih tingginya ketergantungan terhadap dana pendanaan non inti dan deposan inti. Sementara rasio kecukupan investasi asuransi masih memadai," ujar Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan III Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irwan Lubis, Kamis (12/2/2015).
Ke depan, lanjut dia, dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) pada 2015, OJK menargetkan aset perbankan tumbuh sekitar 15,29% atau naik Rp851 triliun. Sehingga, total aset secara keseluruhan hingga akhir 2015 dapat mencapai Rp6.416 triliun.
"Sisi intermediasi, penyaluran kredit akan tumbuh 16,43%, di mana secara nominal ditargetkan kredit naik sekitar Rp614 triliun," katanya.
Menurut Irwan, pertumbuhan kredit tahun ini masih bagus. Pasalnya, Loan to Deposit Ratio (LDR) masih sekitar 89-90% atau masih di bawah 2%.
Berdasarkan kelompok bank, ditargetkan pertumbuhan kredit masih besar, yakni pada bank buku I dan II. Di mana target kredit pada buku I diharapkan bisa tumbuh sekitar 23%, dan buku II sekitar 18,9%. Sementara buku III dan buku IV masing masing bisa tumbuh sekitar 13,9% dan 16%.
(dmd)
Lihat Juga :