Pemerintah Kejar Komitmen Kurangi Kesenjangan Sosial

Selasa, 17 Februari 2015 - 11:33 WIB
Pemerintah Kejar Komitmen...
Pemerintah Kejar Komitmen Kurangi Kesenjangan Sosial
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 pada Jumat (13/2/2015). Dalam pengesahan tersebut, ada komitmen baru dari pemerintah untuk mengurangi kesenjangan sosial masyarakat Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat konferensi pers mengenai Rancangan APBN-P (RAPBN-P) tahun 2015.

"Komitmen pemerintah yang baru ini untuk mengurangi kesenjangan dan memperbaiki kualitas dari manusia Indonesia. Kita sepakat memasukkan ke target pembangunan," ujar Bambang di Kemnterian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta, Selasa (17/2/2015).

Untuk tingkat kemiskinan, Bambang menyatakan, angkanya ditarget sebesar 10,3% dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 2,5 juta orang.

"Ini akan kita tekan terus untuk tingkat kemiskinan. Kemudian pengangguran sebesar 5,6%. Sedangkan untuk gini ratio 0,40% serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 69,4% dan ini adalah hal baru," paparnya.

Berikut asumsi makro yang disepakati dalam APBN-P 2015 selain komitmen pemerintah yang baru ini untuk mengurangi kesenjangan dan memperbaiki kualitas manusia Indonesia:

1. Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7%
2. Laju inflasi sebesar 5,0%
3. Nilai tukar rupiah terhadap USD Rp12.500
4. Tingkat suku bunga SPN 3 bulan sebesar 6,2%
5. Rata rata harga minyak mentah Indonesia sebesar USD60/barel
6. Lifting minyak sebesar 825.000 barel/hari
7. Lifting gas sebesar 1,221 juta barel setara minyak per hari
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Kemenkeu 2021...
Anggaran Kemenkeu 2021 Disetujui DPR Rp42,36 Triliun
Sri Mulyani Ungkap Anggaran...
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Ini Sering Jadi Temuan BPK
DPR Setujui Anggaran...
DPR Setujui Anggaran untuk Sri Mulyani Sebesar Rp43,19 Triliun
Pajak Seret, Target...
Pajak Seret, Target Pendapatan Negara 2021 Turun Jadi Rp1.743 T
Gaji ke-13 dan THR PNS...
Gaji ke-13 dan THR PNS Berlanjut Tahun Depan, Sri Mulyani Beri Kepastian
Sri Mulyani Suntik 8...
Sri Mulyani Suntik 8 BUMN Rp37,4 T di 2021, Nanti Mas Erick Tugasi Siapa yang Dapat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved